Pramono Edy n RuhutNewsBalikpapan –

Peserta konvensi Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo mengaku siap memperkuat pertahanan keamanan negeri ini kala dipercaya menjadi presiden nanti.  Terjaminnya stabilitas keamanan masyarakat menjadi pilar dasar pembangunan di setiap aspek.

“Saya akan memperkuat pertahanan dan keamanan negeri ini,” katanya di sela konvensi Demokrat Balikpapan, Jumat (21/2).

Edhie mengatakan Indonesia adalah bangsa yang besar memiliki ribuan pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Sumber daya alam melimpah milik rakyat ini harus dijaga personil TNI yang profesional serta perlengkapan memadai.

Pengamanan sipil, Edhie menegaskan perlunya personil polisi yang berwibawa di mata masyarakat. Polri sudah dilengkapi undang undang yang mengatur tentang keamanan dan ketertiban masyarakat di Indonesia.

“TNI kuat dan Polri juga berwibawa dalam melaksanakan tugasnya,” ujarnya.

Sebagai seorang prajurit TNI, Edhie mengaku merasakan langsung minimnya persenjataan personil di lapangan. Kala itu saat bertugas di Timor Timur, dia berbekal peralatan tempur senapan lasar panjang plus granat yang melempem tidak bisa meledak.

“Granat dilemparkan, namun tidak meledak. Waktu kami periksa di gudang senjata ternyata seluruh granat memang tidak bisa meledak,” sesalnya.

Edhie mengatakan birokrasi politik Indonesia yang membuat regenerasi persenjataan TNI tertinggal dibanding negara negara ASEAN. Baru baru ini saja TNI membeli sejumlah persenjataan canggih seperti tank Leopard, helicopter Apache, pesawat tempur, kapal perang, kapal selam hingga rudal jelajah menengah hingga 300 kilometer.

“Contohnya saja saat jadi KASAD, saya dipegangi uang 180 juta US dolar untuk membeli 44 unit tank Leopard.  Namun faktanya, saya akhirnya bisa membeli 150 unit tank Leopard dengan spesifikasi sama dan garansi peralatan selama 3 tahun. Intinya kalau punya uang, kita bisa melakukan apa saja,” ujarnya.

Edhie menegaskan Indonesia harus menjadi negara kuat agar tidak diremehkan negara negara lain.  Lewat dirinya, dia mengaku akan melanjutkan rel pembangunan Indonesia sudah diletakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang juga berasal dari Demokrat.

“Saya akan melanjutkan pembangunan Presiden SBY yang sudah bagus ini,” tuturnya.

Tim sukses, Ruhut Sitompul menambahkan Pramono Edhie Wibowo merupakan tokoh bangsa ini yang berasal dari turunan keluarga orang orang besar. Pramono Edhie Wibowo merupakan anak dari Jenderal (Purn) Edhie Sudrajat, sesepuh TNI dan adik dari ibu negara Ani Yudhoyono.

“Buah tidak akan jatuh dari pohonnya, contohnya pak Edhie ini,” paparnya.