Hanung BudyaNewsBalikpapan –

DPR RI meminta Provinsi Kalimantan Timur membangun jalur pipanisasi gas ke seluruh kota / kabupaten setempat. Pembangunan pipanisasi ini dimungkinkan mengingat  perolehan partisipasi interest pengelolaan Blok Mahakam pada saatnya nanti.

“Saat Kaltim memperoleh partisipasi interest, mereka juga harus segera membangun pipanisasi gas ke seluruh kota / kabupaten,” kata Ketua Komisi 7 DPR RI, Kardaya Warnika di Balikpapan, Kamis (9/4) pukul 23.00 Wita.

Kardaya mengatakan pipanisasi gas sangat menguntungkan bagi kebutuhan masyarakat di Kaltim. Menurutnya masyarakat akan mampu berhemat dibandingkan harus memanfaatkan gas elpiji ukuran 3 hingga 12 kilogram.

“Kalau gas elpiji kan perlu impor juga tuh, sehingga mahal. Kalau dengan pipanisasi gas akan lebih hemat,” paparnya.

Anggota dewan Fraksi Gerindra ini menambahkan hal ini sudah lama dilakukan kota kota lain di Negara ASEAN semisal Myanmar, Thailand dan Malaysia. Mereka membangun jalur pipanisasi gas hingga masuk ke rumah rumah warga.

“Kita tidak boleh selamanya mengkonsumsi gas elpiji terus menerus. Harus berubah suatu hari nanti,” tegasnya.

Provinsi Kaltim, kata Kardaya bisa menjadi pilot project percontohan pembangunan pipanisasi gas di wilayahnya. Selanjutnya proyek serupa akan pula disosialisasikan ke daerah daerah lainnya.

Sehubungan itu, Kardaya berencana memanggil Menteri ESDM guna merealisasikan rencana pembangunan pipanisasi gas di Kaltim. Kementerian ESDM diminta merancang kebutuhan anggaran dalam pembangunan pipanisasi gas di seluruh wilayah di Kaltim.

“Sehingga pada tahun 2016 sudah bisa dilaksanakan proyek ini. Provinsi Kaltim juga harus berpartisipasi dalam pembangunan pipanisasi gas bersama pemerintah pusat,” ujarnya.