Gangguan asap di BalikpapanNewsBalikpapan –

Pesawat Sukhoi TNI AU memaksa pesawat dipiloti perwira Amerika Serikat mendarat di Bandara Juata Tarakan Kalimantan Utara. Pesawat tipe Propeler First Engine Cesna dipiloti Letnan Kolonel James Patrick Murphy dari US Navy melintasi wilayah udara Indonesia di area perbatasan Philipina – Malaysia.

“Pesawat TNI AU yang memaksa pesawat asing mendarat di wilayah Indonesia,” kata Kepala Penerangan Kodam Mulawarman, Kolonel Andi Gunawan, Senin (9/11) pukul 14.00 Wita.

Operasi penyergapan pesawat asing ini dilaksanakan dua pesawat Sukhoi dari Kohanudnas Skuadron  TNI AU Makassar yakni Mayor Pnb Anton Pallaguna dan Mayor Pnb Baskoro.

Personil TNI AU mengamankan warga negara Amerika ini di ruang BO AirNav Bandara Juwata Tarakan. Personil mengintograsi secara tertutup pelaku sehubungan niatannya melintasi wilayah udara Indonesia tanpa izin resmi.

James Patrick Murpy kepada petugas mengaku dalam penerbangan rute Hawai – Philipina – Singapura. Warga Negara asing ini terbang melanggar batas wilayah udara Indonesia.

“Dia sedang cuti dalam penerbangan ini,” papar Andi.

Radar 225 Tarakan menangkap ada pergerakan pesawat tanpa kode yang melintasi wilayah udara Indonesia. Objek terbang ini langsung dilaporkan sehingga langsung diadakan pengejaran pesawat dari skuadron tempur dari Makasar.

Saat ini, TNI AU Tarakan sudah menuntaskan pemeriksaan terhadap pelaku ini. TNI AU masih menunggu keputusan Kementerian Luar Negeri RI untuk melepaskan warga Negara Amerika ini.