Awang Faroek Ishak

Awang Faroek Ishak

Balikpapan –

Provinsi Kalimantan Timur mencatatkan pertumbuhan penduduk tertinggi sebesar 3,8 persen per tahun dari angka nasional sebesar 1,49 persen per tahun.  Tingginya pertumbuhan penduduk Kaltim tersebut, bukan karena tingginya angka kelahiran.

“Pertumbuhan penduduk di Kaltim memang cukup pesat, bahkan kini tertinggi untuk nasional,” kata Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak,  Rabu (20/2).

Awang menyebutkan pada sepuluh tahun lalu atau 2000 silam jumlah penduduk Kaltim sebanyak 2,4 juta jiw. Jumlah penduduk Kaltim menjadi 3,5 juta pada 2010 dan terus meningkat jadi 3,7 juta pada 2011.

“Sekarang ini jumlah penduduk Kaltim mencapai 4 juta,” paparnya.

Pertumbuhan jumlah penduduk ini otomatis berdampak pada tingkat kepadatan di seluruh wilayah Kaltim. Saat kepadatan penduduk Kaltim sebanyak 19,02 jiwa per kilometer persegi.

Awing mengatakan penyebab tingginya pertumbuhan penduduk, karena Kaltim membuka diri bagi pendatang. Khususnya bagi pendatang yang kebanyakan bersal dari Pulau Jawa maupun Sulawesi.

“Jadi memang pendatang banyak dari Jawa dan Sulawesi termasuk beberapa daerah lainnya yang datang ke Kaltim, kami tentu membuka diri, jadi memang dari Sulawesi dan Jawa yang paling mendominasi, ” ujarnya.

Disamping itu kata Awang, terbukanya lapangan kerja membuat Kaltim menjadi daerah yang paling diserbu imigran dari luar. “Karena memang Kaltim menjanjikan, banyak lapangan kerja yang tersedia, mulai dari perkebunan, pertambangan termasuk jasa,” imbuhnya.

Tiga daerah yang cukup padat kata Awang, yakni Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kertanegera (Kukar) maupun Balikpapan. “Tiga daerah itu memang yang pertumbuhan penduduknya cukup tinggi, tapi daerah lainnya juga terus meningkat,” ucapnya.

Namun dengan tingginya pertumbuhan penduduk tersebut, tentu akan sangat mempengaruhi kesediaan pangan,energi, kesehatan, pendidikan, lapangan kerja, dan berpotensi meningkatkan tingkat kemiskinan, termasuk berpotensi naiknya tindak kriminal dan masalah sosial lain jika tidak ada pengendalian penduduk.