Tol Balikpapan - SamarindaNewsBalikpapan –

Pertumbuhan Pelabuhan Peti Kemas Kariangau Balikpapan Kalimantan Timur turun 12 persen pada tahun 2015  ini. Pelabuhan peti kemas Balikpapan ini terdampak krisis global akibat lesunya sector industry pertambangan, minyak gas dan perkebunan.

“Pertumbuhan jasa peti kemas turun 10 hingga 12 persen,” kata Direktur Utama PT Kaltim Kariangau Terminal Balikpapan, Anharuddin Siregar, Sabtu (21/11).

Penurunan jasa peti kemas Pelabuhan Kariangau sudah terjadi sejak awal tahun 2015 hingga saat ini. Jasa peti kemas Pelabuhan Kariangau melayani sector impor Kaltim yang terdampak krisis global.

Pelabuhan Kariangau terpaksa juga melakukan efisiensi sejumlah agenda kegiatan berdasarkan skala prioritas. Anharuddin mencoret sejumlah agenda tidak mendesak seperti studi banding dan penambahan infrastruktur pelabuhan guna menghindari PHK karyawan.

Namun demikian, Anharuddin menyebutkan Pelabuhan Kariangau melayani jasa bongkar peti kemas hingga 200 ribu TEus  tahun 2015 ini. Jumlah layanan bongkar peti kemas ini masih meningkat dibandingkan saat diresmikan sebesar 100 ribu TEus pada 2012 silam.

Sehubungan itu, Anharuddin optimis kedepannya layanan jasa bongkar peti kemas Pelabuhan Kariangau mampu bertumbuh hingga 8 persen pada 2016 nanti. Menurutnya perekonomian nasional dan Balikpapan pada khususnya akan kembali membaik ditandai intensitas pembangunan saat ini.

Pelabuhan Peti Kemas Kariangau milik PT Pelabuhan Indonesia dan Pemprov Kalimantan Timur. Pelabuhan ini mampu melayani jasa bongkar peti kemas hingga 350 ribu TEus per tahunnya.

Pelabuhan Kariangau menjadi pilihan utama bongkar muat peti kemas kapal kapal berlabuh di Balikpapan. Pelabuhan Semayang kini hanya melayani berlabuhnya kapal kapal penumpang di Balikpapan. Pelabuhan Kariangau mampu melayani bongkar muat peti kemas dalam kurun waktu maksimal 3 jam saja.

“Dulu di Pelabuhan Semayang butuh waktu 5 hari untuk bongkar muat peti kemas kapal. Sekarang ini di Pelabuhan Kariangau hanya butuh waktu 3 jam bongkar peti kemas kapal,” tuturnya.