NewsBalikpapan –

PT Pertamina (Persero) menyiapkan Depot Pengisian Bahan Bakar Pesawat Udarahttp://newsbalikpapan.com/total-ajak-pertamina-diskusi-soal-blok-mahakam.html (DPPU) Bandar Udara Samarinda Baru. Pemprov Kalimantan Timur dalam proses penyelesaian pembanguna bandara yang beroperasi bulan Februari mendatang.

“Dilakukan tanda tagan kesepakatan antara otoritas Bandara Samarinda dan Pertamina Kalimantan,” kata Area Manager Communication dan Relation Pertamina Kalimantan, Alicia Irzanova, Selasa (15/8).

Depot BBM Bandara Samarinda Baru memiliki fasilitas empat tangki total kapasitas tampung 140 ribu liter.  Depot bahan bakar jenis avtur ini berada diatas lahan seluas 11 ribu  meter persegi kawasan bandara.

Alicia menyebutkan, Pertamina memang harus memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat. Sementara ini, Pertamina memprediksi kebutuhan bahan bakar avtur bandara ini mencapai 30 kilo liter / harinya.

“Pasokannya nanti berasal dari TBBM di Balikpapan,” ujarnya.

Saat ini, Pertamina telah mengelola sebanyak 62 DPPU yang tersebar di seluruh Indonesia dan menjual produk avtur dan avgas. Pertamina memproyeksikan peningkatan permintaan avtur di Indonesia berada di kisaran 2,5% – 6% pertahun.

“Dalam dua tahun terakhir, konsumsi Avtur telah berada di kisaran 4 Juta kilo liter pertahun,” tuturnya.

Alicia menyebutkan, kesepakatan pembangunan depot avtur Bandara Samarinda Baru menguntungkan pemerintah daerah dan Pertamina. Menurutnya, Bandara Samarinda Baru nantinya akan melayani berbagai rute penerbangan masuk kota Samarinda.

“Penerbangan tersebut akan ditunjang dengan pasokan Avtur yang cukup dan dengan kualitas tinggi dari Pertamina,” ujarnya.

Proses penandatangan kesepakatan ini dilakukan Kepala UPBU Kelas II Temindung Samarinda, Usdek Luthermand, dan Yanuar Budi Hartanto selaku General Manager MOR VI Kalimantan.