Tampil dihadapan ribuan pendukungnya, anak asuh Hariyadi itu langsung bermain agresif. Meski tampil menekan namun sayangnya kesulitan Aldo Baretto dkk, sulit menembus ketatnya pertahanan Aremal yang digalang duet center back tangguh Charis Yulianto dan Seme Patrick.

Bahkan, pendukung Persiba sempat terhentak, setelah striker Arema Marcio Souza di menit ke-35. Souza mampu mencuri gol setelah memanfaatkan kesalahan komunikasi antara trio pemain belakang Persiba dengan kiper I Made Wirawan, sehingga pemain asal Brasil itu mampu menceploskan bola. 

Tertinggal satu gol, Persiba semakin gencar melakukan serangan melalui sayap. Namun sejumlah peluang yang tercipta gagal dimanfaatkan trio penyerang Persiba Aldo Barreto, Kenji Adhicihara dan Matsunaga. Hingga turun minum Persiba masih tertinggal.

Dibabak kedua, hanya selang dua menit Persiba langsung menyamakan skor, melalui gol melalui kaki Kenji menit ke 47. Gol tersebut berawal dari umpan yang dilepaskan ke depan mulut gawang, yang gagal dimaksimalkan Aldo Barreto. Namun, bola liar litu angsung disambar Kenji. 

Gol Kenji tersebut memacu permainan Persiba. Serangan bergelombang terus mengalir ke jantung pertahanan anak-anak asuh Wolfgang Pikal. Namun rupanya usaha Persiba tidak sia-sia, karena menit ke 74, stoper Rahmad latif yang ikut naik mengempur pertahanan arema, menjadi pahlawan kemenangan.

Mantan pemain PSM Makassar itu mampu memanfaatkan bola liar didalam kotak terlarang. Pemain yang sempat memperkuat Persiram Raja Ampat musim lalu itu, memaksa penjaga gawang Arema Komang Arya memunggut bola kedua kali dalam gawangnya sendiri.