Jaya HartonoNewsBalikpapan –

Persiba Balikpapan meminta lini depannya terus mengasah ketajaman dalam pertandingan pertandingan berikutnya. Sektor lini depan jadi catatan kritik tim ‘Beruang Madu’ usai dua pertandingan Persiba Bantul dan Persiram Raja Empat.

“Sektor lini depan harus meningkatkan ketajaman,” kata Pelatih Persiba Jaya Hartono, Minggu (9/2).

Jaya Hartono secara khusus menuding ujung tombak tunggalnya yaitu Fernando Gaston Soler yang  baru mengemas satu gol dari dua pertandingan. Sesuai skema permainan 4-2-3-1 membuat Fernando Gaston Soler harus mampu mengkonversi setiap peluang yang diciptakan gelandang Persiba menjadi gol.

“Pertandingan melawan Persiba Bantul semestinya mampu membuat banyak gol. Namun Soler gagal membuatnya,” paparnya.

Soler yang ditempatkan menjadi striker tunggal, dalam formasi 4-2-3-1, selama ini belum tampil garang. Pemain yang pernah bermain untuk Persipura Jayapura itu, memang baru bergabung sepekan sebelum digulirkannya kompetisi Liga Super Indonesia.

“Saya masih yakin, Soler punya kemampuan, hanya perlu terus dilatih, dia pasti mampu,” ujarnya.

Fernando Soler mengaku masih butuh waktu untuk beradaptasi dengan permainan rekan rekannya di Persiba. Dia juga mengakui performanya belum menjanjikan selama dua kali merumput bersama Persiba.

“Saya tahu semua belum puas, saya butuh waktu untuk membuktikkan kemampuan saya, kasih saya waktu,” ungkapnya.

Pada supoter, Soler berjanji akan memberikan permainan terbaik dengan mencetak gol sebanyak banyaknya bersama Persiba. Penghujung karirnya ini, dia menegaskan masih menyimpan kemampuan naluri dalam mencetak gol di gawang lawan.

“Saya paham semua ingin saya cetak gol, saya akan buktikkan kalau saya belum habis, masih bisa member kemenangan-kemenangan untuk Persiba,” ujarnya.