Kemenangan itu sekaligus menutup kekecewaan yang dialami tim berjuluk Beruang Madu dalam tiga laga sebelumnya. Setelah ditahan imbang PSAP Sigli, Persiba dibekap PSMS Medan dan dipermalukan Persidafon Dafonsoro dikandang sendiri.

Sementara itu kekalahan yang dialami Deltras FC, membuat tim berjuluk The Lobster itu turun satu tangga ke peringkat 16 klasemen dengan nilai 11 dari 12 laga yang telah dilalui. Deltras digusur PSAP Sigli, karena kalah selisih gol.

Kekalahan tersebut juga membuat jabatan Jorg Steinebrunner sebagai pelatih diujung tanduk, karena dalam lima laga terakhir Mijo Dadic dkk, tak pernah meraih kemenangan. Bahkan kini Deltras berada di papan bawah klasemen. 

Tak mau mengulangi hasil mengecewakan di laga sebelumnya, Persiba langsung bermain agresif untuk menekan pertahanan Deltras. Sejumlah peluang diperoleh melalui Aldo Baretto dan Kenji Adachihara, tapi tidak membuahkan hasil. 

Usaha Persiba untuk unggul lebih dulu dari lawannya membuahkan hasil pada menit ke-25. Komunikasi yang buruk antara bek Dodok Anang dan kiper Wahyudi mampu dimanfaatkan Kenji untuk menjebol gawang lawan.

Deltras selanjutnya memberikan respon, dan berhasil menyamakan kedudukan selang empat menit kemudian. Tendangan bebas Sean Rooney disambut Ahmad Maulana, dan melepaskan tendangan keras yang gagal dihalau kiper I Made Wirawan.

Merasa kecolongan, Persiba meningkatkan intensitas serangannya. Empat menit sebelum babak pertama berakhir, tim besutan Haryadi ini pun kembali unggul melalui tendangan Matsunaga Shoei.

Keunggulan 2-1 dianggap belum aman bagi Persiba, dan tuan rumah tidak mengendurkan daya dobraknya di babak kedua. Kendati demikian, tidak ada ancaman berarti di pertahanan Deltras.

Publik di Stadion Persiba kembali bersorak kegirangan setelah tim kesayangan mereka memperbesar keunggulannya. Tendangan bebas Supriyadi tidak bisa diantisipasi Wahyudi, sehingga bola bersarang di gawangnya pada menit ke-57.

Persiba memperlihatkan dominasinya di laga ini setelah berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-67. Tendangan Sultan Samma menyambut umpan Syaiful tidak dapat dihalau Wahyudi, karena bola sempat membentur badan pemain Deltras, sehingga berbelok arah.

Selepas unggul 4-1, tuan rumah menurunkan tempo permainan untuk mempertahankan keunggulannya. Kondisi ini dimanfaatkan Deltras guna mengejar ketertinggalan mereka.

Kendati demikian, Deltras nyaris tertinggal makin jauh menjelang pertandingan berakhir. Aldo yang lolos dari pengawalan pemain belakang sudah berhadapan dengan Wahyudi, tapi tendangannya dapat ditepis sang penjaga gawang. Skor 4-1 bertahan hingga pluit panjang ditiupkan wasit. (goal)

/span