Tarif Naik, Layanan PDAM Juga Ditingkatkan
28 November 2011
Kepala PN Enggan Kkomentari Eksekusi Cemara Rindang
28 November 2011

RSKD Disiapkan Bagi Korban Jembatai Kutai

Balikpapan -

Dinas Kesehatan Kota Balikpapan mengakui telah diminta bantuan dari Kementerian Kesehatan untuk membantu Pemerintah Kabupaten Kutai dalam  membantu identifikasi korban tewas amruknya jembatan Tenggarong. Bantuan ini
dalam bentuk dengan mempersiapkan ruang mayat Rumah Sakit Kanudjoso Daerah mengingat kemungkinan masih banyak korban tewas yang belum ditemukan.

“ Kita diminta mempersiapkan kamar jenazah di RSKD, sebagai antisipai jika RS di Parikesit Tenggarong dan RS Samarinda tidak dapat menampung korban tewas. Kan ini perlu identifkasi apalagi  korban sudah lebih dari 24 jam. Laporan yang hilangkan ada 34 orang disana,” terang Kepala DKK Dyah Muryani, Senin (28/11).

Selain itu Dinas Kesehatan Kota Balikpapan juga telah menyiapkan satu tim ambulans gawat darurat terpadu 118 atau AGDT yang terdiri dari 4 orang yakni supir dua tenaga kesehatan dan dokter. “ Kita siapkan sebagai tenaga pengganti kesehatan  jika  mereka yang bertugas dilapangan alami kelehan. Kita juga  telah siapkan sejumlah kantor kantong mayat,” ujarnya.

Hingga kini Dinas Kesehatan Kota Balikpapan belum juga mendapat informasi kehilangan orang hilang yang berasal dari Balikpapan.  “ Kita belum  ada laporan dari masyarakat Balikkpapan yang merasa kehilangan anggota keluarganya dan
menjadi korban,” terang Dyah.

Pasca ambruknya Jembatan Kukar,Minggu (27/11), Dyah mendamping Menteri Kesehatan Sri Endang Rahayu bersama Dirjen Bina Upaya Kesehatan (BUL) terjun ke lokasi. “ Mereka menawarkan bantuan ke Dinas Kesehatan Kukar, yang utama memang soal antisipasi kamar jenazah dan kantong mayat. Kita diminta bantu juga mempersiapkan
itu,” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *