Persib kian tertinggal kejar PSM
1 November 2018
Presiden Diminta Ambil Alih Bencana Tambang Kaltim
8 November 2018

Pemanjat Tiang Bendera Maratua

NewsBalikpapan –

Ternyata ada pula siswa di Pulau Maratua Berau Kalimantan Timur yang memanjat tiang bendera di perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 73 bulan Agustus silam. Peristiwanya persis dilakukan Yohanes Ande Kala (13) seorang siswa SMP Nusa Tenggara Timur dan Reza Manggar Kabupaten Aru Maluku.

Aksi heroik ini dilakukan Danil Danuri Tumanduk dengan memanjat tiang bendera yang talinya putus kala upacara. Hanya saja, aksinya ini minim pemberitaan media massa.

Sehubungan itu, PT PLN Kalimantan Timur Utara, menjadikan Danil menjadi seorang putra PLN. PLN UIW Kaltimra mengapresiasi aksinya ini dengan memberikan bantuan pendidikan  PLN Peduli hingga dirinya lulus jenjang S1 nanti.

“Keberanian Danil memanjat tiang selain membanggakan tentunya juga mengundang haru. Diusianya yang masih muda, ia memiliki tekad dan inisiatif demi suksesnya pengibaran bendera merah putih. Tentunya aksi Danil pantas kita apresiasi,” General Manager PLN UIW Kaltimra, Riza Novianto Gustam, Jumat (3/11/2018).

Riza menyerahkan bantuan beasiswa pendidikan senilai Rp 66.000.000, kepada murid SMA 9 Berau. Bantuan pendidikan corporate social responsibility memang diperuntukkan sebagai tanggung jawab sosial lingkungan PLN.

Pada kesempatan ini, Riza beserta jajarannya secara khusus datang ke SMA 9 Berau, yang terletak di Pulau Maratua untuk menemui Danil dan memberikan apresiasi ini. Dihadapan para siswa yang lain, dirinya juga memberikan arahan dan motivasi.

“Ini menunjukkan kepedulian  generasi muda muda di salah satu pulau terluar yang mencintai negeri ini. Semoga kejadian ini sama-sama menginspirasi kita semua untuk semakin mencintai tanah air Indonesia”, lanjut dia.

Danil, anak pertama dari empat bersaudara pasangan Tedy Tumanduk dan Misroyani ini pun mengaku senang mendapat bantuan pendidikan PLN Peduli. Tentu ini akan menjadi motivasinya untuk terus belajar dan menuntut ilmu setinggi mungkin.

Sebelumnya, aksi heroik siswa berusia 15 tahun ini sempat viral di kalangan warganet lantaran dirinya secara spontan memanjat tiang bendera dengan tujuan membetulkan tali pengait bendera yang putus. Kendati saat itu gerimis dan tiang menjadi licin, Danil tak sempat membetulkan putusnya tali yang menghambat pengibaran bendera kebangsaan itu. Namun demikian, keberanian dan aksinya sudah sepatutnya diapresiasi dan menjadi kebanggan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *