Iwan Piliang dan Andi Burhanuddin SolongNewsBalikpapan –

Ketua DPRD Balikpapan Kaltim Andi Burhanuddin Solong mengaku heran dengan pencapaian Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB2P) yang sejak 2010 hingga 2013 ini hanya pencapaian 54 miliar.

“Saya ada data dan catatan saya, masak sejak 2010 sampai sekarang ngak ada naiknya. Dimana naiknya. Sejak diurus Pertama besarannya hanya Rp 54 miliar,” keluhnya.

Burhan memanggil pihak Dispenda dan Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Alvin  keruangan untuk membahas persoalan PAD kota yang diantaranya berasal dari PBB. Menurutnya kenaikan IMB dan BPHTB seharusnya juga diikuti dengan peningkatan PAD kota.

Karena ABS tetap pada keinginanya agar PAD 2014 dapat ditetapkan sebesar Rp450 miliar. karena dari hitunga terakhir pemkot mampu mencapai angka Rp435 miliar.

“ Mereka sebenar bisa capai itu. Cuma takut tidak dapat insentif kalau PAD tidak tercapai seperti tercantum dalam PP 69 2010 tentang insetif pajak dan retribusi. “ Kalau mereka berhasil capai PAD itu . Ini yng diburunya, mereka dapat 5 persen kalikan Rp400 miliar PAD berarti Rp20 miliar. itu kemana uang itu?,” tanyanya.

ABS menilai tidak realistis jika ada pendapat dari pemkot yang menyatakan pencapaian PAD sebesar Rp450 miliar baru siap pada tahun 2015 mendatang. “ Ngak bisa.  Kalau 2015 harus dapat Rp500 miliar PAD.  Kalau maksimal kinerja mereka pasti tercapai itu angkanya,” imbuhnya.

ABS mencontohkan pada PAD kota periode pada 2003- 2010 lalu hanya dicapai Rp125 miliar namun setelah itu dilakukan penggenjotan pendapatan oleh DPRD, akhirnya PAD sampai juga pada angka Rp200 miliar. Di tahun 2011-2012 PAD ditetapkan Rp200 miliar lebih dapatnya Rp300 miliar lebih.

“Saya tetap pada angka Rp450 miliar untuk 2014. Aya kita bongkar sama-sama  dispenda kita dimana ngak bisanya. Saya akan undang semua untuk bahas ini. lihat PBB kita sejak 2010 sampai sekarang kok sama terus targetnya, sama-sama ,” tantangnya.