Surat suara pemiluNewsBalikpapan –

DPD Partai Demokrat Kalimantan Timur mengancam memecat Heru Bambang dalam posisinya selaku Ketua DPC Demokrat Balikpapan. Ancaman ini ada kaitannya dengan rencana Heru Bambang maju dalam pilkada Balikpapan tanpa mengantongi restu DPP Partai Demokrat.

“Tentunya akan ada sanksi tegas, seperti pemecatan sudah pasti dilakukan,” kata Sekretaris DPD Demokrat Kalimantan Timur, Nikolas Pangeran di Hotel Benakutai Balikpapan, Sabtu (25/7).

Heru Bambang disebut sebut sudah mengantongi koalisi partai lain seperti PKS, Hanura dan Patriot. Pengurus DPC Partai Demokrat Balikpapan secara terang terangan menolak putusan DPP yang memberikan dukungannya pada pasangan Rizal Effendy – Rahmad Mas’ud. Para pengurus ini tidak ada satupun yang hadir dalam deklarasi pasangan Rizal – Rahmad yang mendapatkan dukungan koalisi PDIP, Demokrat, PPP, Nasdem dan PAN.

Nikolas menyatakan Ketua Umum Partai Demokrat, Soesilo Bambang Yudhoyono sudah menerima laporan perihal membangkangnya para pengurus di Balikpapan. Partai Demokrat segera menunjuk pelaksana tugas DPC Balikpapan sekaligus menerbitkan surat pemecatan Heru Bambang.

“Segera ditunjuk Plt DPC Demokrat Balikpapan untuk penyerahan berkas pada KPU Balikpapan nantinya,” paparnya.

Nikolas selanjutnya juga meminta Heru Bambang menghormat putusan politik sudah dibuat DPP Demokrat yang mendukung pasangan Rizal – Rahmad. Menurutnya penentuan dukungan ini sudah melalui mekanisme proses penjaringan di daerah, pusat hingga pertimbangan survey elektabilitas masing masing calon.

“Semua nama yang melamar sudah kami bawa ke Jakarta seperti Heru Bambang, Rizal Effendy dan Rahmad Mas’ud. Akhirnya DPP menunjuk pasangan Rizal – Rahmad yang memiliki tingkat elektabilitas tertinggi,” ujarnya.

Heru Bambang sudah hampir lima tahun ini memimpin pengurusan DPC Partai Demokrat Balikpapan. Dia juga merupakan tokoh inkumben Balikpapan dengan jabatan sebagai Wakil Wali Kota Balikpapan.

Pencarian Populer:

Heru bambang, heru bambang balikpapan