Untuk itu,kata Mukmin  acara Barisan Muda Kosgoro (BMK) Kaltim bukan hanya sekedar acara ceremonial saja melainkan harus ada kerja nyata yang menjadi contoh. Satkar juga harus buktikan dengan kerja bukan untuk gagah-gagahan. Disamping itu juga yang petugas yang terlibat didalam pencegahan dan penanggulangan narkoba harus dites urine.

“Kalau sapunya kotor, siapa yang harus dijadikan teladan. Makanya Barisan Muda Kosgoro  juga harus ditest urine termasuk petugas BNN dan kepolisian. Karena mereka sehari-hari kerjanya dekat dengan kecanduan,” terangnya.

Ia pun akan berupaya agar dilakukan test urine bagis seluruh anggota BMK Kaltim. “ Nantinya kita kordinasikan kepada DKK kaltim untuk melakukan test urine. Kita akan coba bantu anggaran di provinsi untuk melaksanakan kegiatan itu (test urine),” imbuhnya.

Ia menambahkan, pelatihan tenaga fasilitator Penanggulanangan bencana yang dirangkai pengukuhan Satkar BMK Kaltim, berlangsung  di hotel New Benakutai tersebut, diharapkan juga ada pertukaran dan pengalaman terkait narkoba.

“Kegiatan ini diharapkan ada pertukaran informasi dan pengalaman dari petugas dan Satkar BMK dengan eks pengguna narkoba sehingga penanggulan narkoba akan lebih mudah dan lebih baik,”  ujarnya.  

Sementara Ketua BMK kaltim Irwan Faisyal mengajak kalangan muda untuk menjauh diri dari bahaya narkoba. Dengan menjauh narkoba Kata Irwan kader MBK dapat menunjukan eksistensi  dan menjadi contoh bagi yang lain  .

”Saya tegaskan disini, mereka yang bebas narkoba bisa jadi panitia atau sekrtaris harus bebas dari narkoba. Kita menunjuk mereka-mereka untuk dijadikan contoh,” tandasnya.

Irwan juga mengajak kader BMK Kaltim juga diharapkan peran membantu Kaltim menjaga kondusifitas sebagaimana diamanatkan oleh BMK 1957.

Acara ini diikuti oleh puluhan kader muda tingkat sekolah atas serta puluhan kader Kosgoro. dihadiri oleh Wakil Ketua BMK 1957 Pusat Andi Palopi Pengeran, Ketua Golkar Balikpapan Andi Burhanuddin Solong, Pengurus Goklar Kaltim serta perwakilan Provinsi.