Sejak ditinggal Bambang, Persiram sementara masih diarseiteki oleh trio pelatih, Yopy Rayar, Roby Binur dan Rony Siniwey. Managamen Persiram Raja Ampat masih melobi beberapa pelatih dari klub-klub lainnya untuk bisa mengarsiketik Persiram sebelum laga Persiram versus PSAP Sigli di Stadion Wombik nanti.

Charles mengakui timnya musti bekerja keras agar mampu lolos dari dasar klansemen jurang degradasi kompetisi Liga Super Indonesia. Namun hasil buruk sejumlah partai pertandingan Persiram selama ini sulit dihindarkan.

“Inilah sepak bola, kita berusaha namun hasil tidak seperti harapan,” tuturnya.

Persiram terpaksa menyerah dengan skor telak atas tuan rumah Persiba Balikpapan dengan skor 5 – 1 di Stadion Parikesit. Gol gol keunggulan tim berjuluk ‘Beruang Madu’ dipersembahkan para pemain utamanya seperti Aldo Baretto, Sultan Samma, Syaiful dan Kenji Adachihara.

Persiram sempat mengagetkan publik tuan rumah lewat gol cepat Kubay Qudian menit ke 1 memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Persiba. Pemain asing ini memanfaatkan umpan matang dari tendangan bebas dibibir kotak penalty.

Ketinggalan gol, permainan Persiba seperti bangkit dimotori dua pemain sayapnya seperti Sultan Samma dan Matsunaga Shoehi. Serangan bergelombang Persiba membuka kesempatan umpan lambung yang langsung ditanduk Aldo Baretto menit ke 20 untuk menyamakan kedudukan.

Publik Balikpapan baru benar benar berpesta saat tendangan sentuhan pertama Sultan Samma menit ke 33 tidak mampu ditepis penjaga gawang Persiram. Gol ini berkat kerjasama cantik antara Syaiful dan Aldo Baretto yang kemudian diselesaikan dengan tenang Sultan Samma. Gol juga membalikan keadaan untuk keunggulan bagi Persiba.

Unggul skor sementara membuat permainan Persiba makin tenang dan kompak. Berturut turut, gol Syaiful menit ke 40 dan Kenji menit ke 44 dapat tercipta dengan mudah. Gelandang Syaiful menciptakan gol lewat tendangan bebas di pojok kanan gawang, sedangkan Kenji mampu mencocor umpan sayap Matsunaga dari sisi kiri pertahanan Persiram.

Memasuki menit babak kedua pertandingan, Persiba mencoba mengatur tempo serangan lewat serangan balik dimotori Aldo Baretto maupun Matsunaga. Kerjasama apik ini yang membuat Aldo Baretto kembali mencetak gol keduanya menit ke 81 hingga wasit Suparman meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Kemenangan ini membuat posisi Persiba terdongkrak ke peringkat 5 klansemen sementara Liga Super Indonesia dengan mengumpulkan 45 poin dari 28 laga. Persiba menggeser posisi Persela Lamongan yang musti rela posisi turun ke peringkat 6 kompetisi.