Pilgub KaltimBalikpapan –

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan Kalimantan Timur terpaksa meminjam bilik suara jelang pemilihan gubernur 10 September nanti. Pemungutan suara Balikpapan butuh setidaknya 2.600 bilik suara untuk pemilih setempat.

“Bilik suara KPU Balikpapan sebanyak 80 bilik suara,” kata Anggota KPU Balikpapan, M Ramli, Minggu (1/9).

KPU Balikpapan, kata Ramli sudah menghubungi sejumlah kota terdekat lainnya dalam pengadaan bilik suara pemilu. KPU di sejumlah daerah seperti Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Paser dan Samarinda, menurutnya sudah memberikan respon positif.

“Dari empat daerah itu statusnya kita pinjam,  untuk memenuhi kebutuhan kita yang memang kurang,” terangnya.

Ramli mengatakan KPU Samarinda dan Kutai Kartanegara sudah meminjamkan sebanyak 1.300 unit bilik suara.  Sisanya menunggu pengiriman daerah lain yang berjanji meminjamkan bilik suara pada KPU Balikpapan.

“Itu semuanya semuanya sekarang sudah di kantor kita (KPU) kita masih menunggu pinjaman dari daerah lainnya yang akan datang,” ucapnya.

Rencananya lanjut Ramli, masih ada  sekitar 1300 bilik suara yang akan datang sebelum pelaksanaan Pilgub yakni dari Penajam Paser Utara dan Paser. Akan datang yang dari Penajam paser Utara sebanyak 500 kemudian tanggal 4 September dari paser 800 bilik suara,

Ramli menyatakan, KPU diperkenankan meminjam alat penyelenggaraan pemilu dari daerah terdekat.  Statusnya pinjam dan itu di bolehkan dalam peraturan KPU dan SK KPU Provinsi Nomor 17 pasal 54 itu.

Sedangkan untuk pemilihan legeslatif (pileg), tidak akan menggunakan bilik suara yang dipakai pada pilgub Kaltim. “Kalau pileg nanti akan ada pengadaan baru, karena itu sudah disetujui KPU Pusat, nanti artinya seblum April 2014 barangnya sudah ada,” imbuhnya.

Menurutnya, kebutuhan bilik suara untuk Pilgub dan Pileg berbeda jauh. Pasalnya kata

Ramli, untuk pilgub hanya butuh dua bilik suara di masing-masing tempat pemungutan suara (TPS).  Saat ini lanjutnya, logistic untuk pilgub yang sudah ada di kantor KPUD Balikpapan sekitar 70 persen.  Namun masih ada tiga kebutuhan logistic yang belum datang, diantaranya formulir seri C, kemudian buku panduan untuk KPPS dan daftar pasangan calon.

KPU Kaltim melaksanakan pemilihan gubernur pada 10 September nanti. Ada tiga pasangan yaitu incumbent Awang Faroek Ishak – Mukmin Faisyal HP, Farid Wadjdy – Alex Sofyan dan Imdaad Hamid – Ipong M.