Michele de PiedeNewsBalikpapan –

Persiba Balikpapan menjadi salah satu tim yang ikut terpapar molornya kompetisi Liga Super Indonesia 2015. Tim ‘Beruang Madu’ sudah mengisyaratkan akan menerapkan kebijakan pemangkasan gaji pemain hingga pelatih.

“Kita lakukan renegoisasi. Karena kompetisi berhenti sedangkan harus bayar gaji pemain dan pelatih,” kata Sekretaris Umum Persiba, Irvan Taufik, Minggu (12/4).

Irvan mengatakan kebijakan renegosiasi sudah diterapkan di sejumlah tim tim lain yang tergabung dalam LSI. Persiba termasuk tim yang paling belakangan akan menerapkan langkah langkah renegosiasi kontrak pemain dan pelatih.

Persiba terpaksa menerapkan renegosiasi kontrak mengingat belum ada kejelasan kompetisi hingga Agustus mendatang. Padahal tim tim tetap diwajibkan membayar gaji pemain dan pelatih sesuai kontrak yang sudah disepakati bersama.

Demikian pula saat ada putusan kondisi luar biasa dimana PSSI memutuskan menghentikan kompetisi tahun 2015 ini. Secara otomatis seluruh keputusan kontrak pemain dan pelatih akan gugur dengan sendirinya.

“Kalau ada kondisi seperti itu, artinya tidak ada lagi namanya kontrak,” tegasnya.

Persiba akan menggelar rapat guna membahas antisipasi kemungkinan terburuk molornya kompetisi ini. Tim pelatih ikut dilibatkan agar juga mengetahui peliknya permasalahan dihadapi ini.

Para pemain enggan mengkomentari permasalahan ini serta menyerahkan putusan pada manajemen Persiba. Mereka hanya mengetahui agenda pertandingan yang sedianya dilaksanakan pada 25 April mendatang.

“Tunggu saja nanti informasi dari managemen. Kita tahunya tanggal 25 sudah mulai lagi,” tutur Arifki Eka Putra.