Mental tak mau menyerah itu terutama ditunjukkan Beruang Madu di menit-menit terakhir pertandingan. Dalam kedudukan 2-2, dan pertandingan sudah memasuki injury time atau waktu tambahan, Persiba terus menggempur pertahanan Persib yang dikawal mati-matian oleh Maman Abdulrahman dan Ebanda Herman.

Di menit ke-92, melalui serangan balik yang cepat, gelandang serang Persiba Asri Akbar berhasil mengecoh dan melewati Maman dan Ebanda Herman. Setelahnya Asri mengirim bola ke tiang jauh, yang juga jauh dari jangkauan kiper Cecep Supriyatna, 2-3.

Gol itu menjadi tanda akhir babak kedua dan akhir pertandingan. Di tepi lapangan para pemain cadangan dan ofisial Persiba berpelukan. Pelatih Peter Butler mengepalkan kedua tangannya.

Inilah kemenangan kedua Persiba atas Persib di kandang Maung Bandung. Persiba sudah pernah menaklukkan Persib 0-2 dua musim lalu, juga di Stadion Siliwangi. Kala itu Persiba masih ditukangi pelatih Junaidi, pelatih asli produk Persiba. 

Sesungguhnya, kata Butler, dirinya yakin anak-anak latihnya akan menang. Ia sudah mempelajari Persib sejak mengalahkan mereka di Balikpapan Maret lalu.

“Saya tau pertama pasti sulit karena semua masih disiplin, stamina masih bagus. Kerana itu saya minta Sembiring, juga Asri, juga Guillen untuk tidak ragu untuk ambil tendangan jarak jauh bila ada opportunity. Hasilnya Sembiring bikin world class goal. Ya itu gol kelas dunia,” katanya memuji Sembiring.

Gol itu dibuat Ahmad Sembiring Usman di menit ke-38. Bola mengalir dari sayap kanan Persiba, dari Kenji Adachihara, diteruskan ke tengah ke Asri Akbar, yang menyodorkannya kepada Sembiring yang berdiri bebas.

Tembakan geledek Sembiring membuat bola melesat ke sudut kiri gawang Persib. Kiper Cecep yang coba terbang mengadang bola pun hanya menangkap angin, 0-1.

Babak kedua giliran Persib membalas. Marcio Souza yang baru dibeli dari Arema menujukkan kelasnya dengan tembakan bola mati mematikan, 1-1 di menit ke-52.

Asri Akbar langsung membalas. Menit ke-53 canon ball yang dilepaskannya gagal diantisipasi Cecep, 1-2.

Baru menit ke-85 Persib bisa menyamakan kedudukan. Aliyuddin memberi harapan pertandingan setidaknya akan berakhir imbang 2-2 dan kedua tim berbagi poin.

“Tapi tim saya tidak mau menyerah. Kita bisa menang di Karawang lawan Pelita, kenapa lawan Persib tidak?”

Persiba menggebuk tuan rumah Pelita Jaya 1-3 di Stadion Singaperbangsa, Karawang Jawa Barat lewat gol Aldo Baretto dan Kenji Adachihara.

Maka terjadilah drama itu. Kembali Asri Akbar yang membuat gol untuk Beruang Madu. Golnya di menit tambahan mengantarkan Persiba ke urutan lima klasemen sementara, posisi terbaik Persiba sepanjang musim ini. Posisi itu semula ditempati Persib, yang digusur Persiba ke posisi tujuh.