Ia menjelaskan, kenaikan harga semen selalu menjadi ritual akhir tahun yang terjadi di Kota Balikpapan. Pada tahun 2008, harga semen melonjak karena adanya PON XVII di Kaltim tetapi stoknya masih tersedia bebas di pasaran.

Pada 2010 pun semen juga mengalami kenaikan harga  tetapi masih dalam tahap wajar. “Kenaikan tahun ini yang menjadi preseden buruk karena semen juga langka di pasaran,” terangnya.

Namun kata Tantin, perlu dilakukan investigasi mendalam agar kenaikan semen ini tidak terus berlanjut. Dia menyetujui usul untuk dilakukan penyelidikan bersama oleh aparat kepolisian. “Kita akan coba libatkan kepolisian. Kita ada data-datanya soal pasokan semen dari produsen katanya sudah sesuai kuato,” katanya