Subekti mengaku menerima banyak laporan dari intelejen sehubungan praktek penyalahgunaan BBM subsidi tersebut di perbatasan. Kodam Mulawarman merasa terpanggil dalam pengamanan distribusi BBM subsidi sesuai peruntukannya.

Dalam masalah itu, Subekti menyatakan siap mensiagakan personil TNI dalam pengamanan distribusi BBM subsidi di wilayah Kalimantan Timur dan Selatan. TNI AD juga terus berkoordinasi dengan kapal kapal TNI AL dalam penyergapan pelanggaran kapal asing di wilayah perbatasan.

“Dengan melibatkan pula unsure Satuan Polisi Air Polda Kalimantan Timur,” tuturnya.

Presiden lewat Panglima TNI, kata Subekti sudah meminta unsure TNI pro aktif dalam pengamanan distribusi BBM subsidi pada masyarakat. Kodam Mulawarman siap menindak praktek penyalahgunaan BBM subsidi lewat berbagai modus kerap terjadi.

Komandan Pangkalan AL Balikpapan, Kolonel LG Kompiang A menyatakan praktek penjualan BBM subsidi pada kapal asing bisa terjadi di wilayah perairan laut Tarakan dan Nunukan. Namun dia mengatakan wilayah tersebut berada dalam wilayah tugas Pangkalan AL Tarakan.

“Sehingga saya tidak punya data tentang berbagai kondisi kapal asing di wilayah perbatasan,” ujarnya.