Telkomsel Banjiri Hadiah Pelanggan
6 September 2017
Pupuk Kaltim Juara 2 Annual Report Award 2016
20 September 2017

Jhonlin Investasi Rp 2,2 Triliun di Bombana

NewsBalikpapan –

PT Jhonlin Batu Mandiri mengucurkan investasi jumbo sebesar Rp 2,2 triliun sektor perkebunan tebu dan peternakan sapi di Kabupaten Bombana Sulawesi Tenggara. Keseriusan PT Jhonlin seiring program kerja Menteri Pertanian RI, Amran Sulaiman menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia tahun 2045 mendatang.

“Investasi perusahaan ini secara terintegrasi sektor perkebunan tebu dan peternakan sapi,” kata Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, H Muhammad Nasir, Rabu (20/9).

Kementerian Pertanian menargetkan produksi gula tebu nasional menembus 2,95 juta ton dan daging sapi 0,64 juta ton. Target produksi sektor pangan memberikan sumbangan terhadap produk domestik bruto (PDB) pertanian  yang bertumbuh sebesar 3,89 persen.

Investasi sektor pangan ini memberdayakan area Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Tina Orima Kabupaten Bombana. Investor berkomitmen menggandeng potensi ekonomi masyarakat lokal yang tumbuh kembang di area seluas 20 ribu hektare.

Kawasan hutan Tina Orima ini, menurut Nasir sudah dipenuhi aktifitas ekonomi masyarakat seperti perkebunan plasma tebu dan peternakan sapi. Meski demikian, ia tidak menyebutkan total warga yang punya aktifitas ekonomi disitu.

Selain Kabupaten Bombana, Nasir menambahkan  ada beberapa kabupaten lainnya yang turut serta menikmati investasi sektor perkebunan dan peternakan ini. Dia menyebutkan, beberapa kota lain punya potensi diantaranya Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur dan Konawe Selatan.

“Investasi sektor perkebunan dan peternakan ini akan mulai berjalan tahun ini,” ujarnya.

Nasir memastikan komitmen investor swasta dalam pengembangan sektor perkebunan dan peternakan di Sulawesi Tenggara. Berkenaan investasi ini, dia menyebutkan, investor melibatkan pihak berkompeten diantaranya dinas terkait dan akademisi Universitas Halu Oleo Kendari.

Sementara itu, Direktur Utama PT Jhonlin Batu Mandiri, Maman Gunawan  menegaskan, komitmennya mendukung program swasembada ketahanan pangan dicanangkan Kementerian Pertanian RI. Selama ini, perusahaan  membaca tren positif pertumbuhan sektor perkebunan dan peternakan tahun tahun mendatang.

“Kita menggunakan kawasan berdasarkan persetujuan  Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta  KPH Tina Orima,” ungkapnya.

Maman siap membantu relokasi peternakan sapi masyarakat yang berada di kawasan hutan milik negara. PT. Jhonlin Batu Mandiri menanggung sepenuhnya pembangunan kandang sapi sapi warga terimbas relokasi di kawasan hutan negara.

“Biaya untuk kawasan baru nantinya beserta kandang sapi yang dibangun akan kami tanggung sepenuhnya,” tuturnya.

Tidak hanya itu saja, Maman menambahkan, peternak sapi ini nantinya diberikan penyuluhan dan pendampingan bagaimana cara berternak sapi yang baik. Pengelolaan sapi yang baik akan meningkatkan produktivitas tinggi dan berkesinambungan.

“Semoga bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat dan khususnya  petani tebu dan peternak sapi di Kabupaten Bombana,” ujarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *