Jembatan Kutai Jebol, Tiga Tewas
26 November 2011
Golden Gate, Lokasi Pacaran
26 November 2011

Jembatan Kutai Rubuh, SBY Angkat Bicara

 

jembatan kutai kartanegaraJakarta –

Ambruknya jembatan di aliran Sungai Mahakam Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur membuat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono angkat bicara. Satu setengah jam sebelum resepsi pernikahan putra bungsunya, SBY menerima kabar tidak sedap ini dari Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak

"Sementara ini tiga orang meninggal, 17 orang luka-luka," ujar Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi di ruang Cendrawasih Jakarta Convention Center, Sabtu 26 November 2011 kepada wartawan Tempo.

Melihat jatuhnya korban, Presiden langsung memanggil Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. “Malam ini juga, mereka akan take-off nanti jam 19.00 WIB langsung ke lokasi kejadian,” ujar Sudi. Kedua menteri tersebut akan disusul Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

Begitu mendapat laporan, menurut Sudi, Presiden Yudhoyono langsung memanggil menteri terkait. “Termasuk saya, Kapolri agar rapat, seperti biasanya rapat dengan arahan-arahan yang sangat jelas untuk dilakukan,” tutur dia. Saking mendadaknya, rapat pun digelar di holding room Jakarta Convention Center.

“Bapak Presiden menyampaikan bela sungkawa yang mendalam kepada keluarga korban,” kata Sudi. Acara mantu putra Presiden SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono dengan Siti Rubi Aliya Rajasa tak menganggu kinerja presiden. “Di Cipanas pun beliau sempat menggelar sidang kabinet dan menandatangani rancangan Undang-Undang, jadi semuanya mengalir tidak ada yang terputus,” ujar dia.

Presiden, kata Sudi, terus memantau situasi terakhir di kawasan Mahakam untuk memutuskan kunjungan langsung ke sana. Pemantauan tersebut diambil dari tiga menteri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang langsung turun ke lokasi. “Apakah Bapak Presiden ke sana atau tidak, kami lihat perkembangannya,” papar dia.

Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jendral Timur Pradopo menuturkan semua kegiatan ekonomi maupun pemerintahan tidak boleh terganggu akibat ambruknya jembatan. “Presiden menyatakan perlu langkah-langkah darurat untuk supaya masyarakat bisa tetap melaksanakan kegiatan,” kata dia. Tempo

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *