Menteri M Nuh di ITK BalikpapanBalikpapan –

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M Nuh meninjau langsung lahan pembangunan Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan Kalimantan Timur, Senin (5/8).  Kedatangan M Nuh menyusul berlarutnya proses sertifikasi lahan seluas 58 hektare hasil tukar guling antara Pemprov Kaltim dan PT PLN Persero.

“Kedatangan Pak Menteri kesini agar daerah lebih konsen dalam penanganan masalah ini,” kata Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Tri Yogi Yuwono.

Kementerian Pendidikan menunjuk ITS sebagai sekolah tinggi pendamping pendirian ITK ini. Sebanyak 185 mahasiswa ITK saat ini bahkan mengikuti proses belajar mengajar di kampus ITS Surabaya.

Yogi mengatakan sudah hampir dua tahun ini persoalan sertifikasi lahan ITK belum kunjung terselesaikan. Proses penyiapan lahan ini jauh tertinggal dibandingkan Institut Teknologi Sumatera di Jambi yang juga sudah masih tahap pengerjaan fisik bangunan.

“Padahal startnya bersamaan, namun ITK belum sama sekali,” sesalnya.

Permasalahan ini pula yang membuat proses pematangan lahan ITK terbengkelai hingga saat ini. Alokasi anggaran Kementerian Pendidikan sebesar Rp 39 miliar terancam dibekukan sementara menunggu kejelasan sertifikasi lahan ITK.

“Serapan pembangunan kecil hanya Rp 6 miliar pada 2012 ini,” ungkapnya.

Yogi meminta Kementerian Pendidikan mampu mendorong pihak pihak terkait untuk menuntaskan permasalahan lahan ini. Berlarutnya pembangunan ITK tentunya berdampak pula pada jumlah kuota mahasiswanya yang hingga kini masih menumpang proses belajar mengajar di kampus ITS.

“Kami terpaksa menstop sementara mahasiswa ITK yang kuliah di ITS,” tuturnya.

Rencananya fisik ITK sudah bisa terbangun minimal untuk gedung belajar, Laboratorium dan ruang administrasi di atas lahan seluas 200 hektare. Berdasarkan aturan, syarat pendirian institut minimal 6 program studi.

Satu program studi harus ada enam dosen tetap. Misalnya jurusan Teknik mesin, elektro, industry ,sipil, lingkungan. Pendidikan teknik ini harus imbangi oleh pendidikan science seperti Matematika, Fisika dan Kimia.