Awang Faroek IshakNewsBalikpapan –

Gubernur Kalimantan Timur mengganti nama sekretaris daerah Irianto Lambrie yang sudah hampir enam tahun mengemban jabatannya. Sesuai aturannya masa jabatan pejabat tinggi dibatasi hanya 5 tahun saja diatur dalam Undang Undang Aparatur Pejabat Negara.

“Irianto Lambrie sudah jadi sekda selama 5 tahun 7 bulan 25 hari,” kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak di Balikpapan, Sabtu (18/4).

Badan Kepangkatan dan Pertimbangan Jabatan Pemprov Kaltim, kata Awang sudah menggelar rapat yang isinya mengusulkan penggantian nama Irianto Lambrie. Baperjakat nantinya juga membentuk tim khusus seleksi nama nama yang diusulkan menjadi Sekda Kaltim sesuai jenjang kepangkatannya.

Selain itu, Awang menyatakan Irianto Lambrie akan maju dalam pemilihan gubernur provinsi pemekaran Kalimantan Utara pada Desember nanti. Apalagi saat ini yang bersangkutan adalah pelaksana tugas Gubernur Kaltara yang ditunjuk pemerintah.

“Agar yang bersangkutan konsentrasi dalam pencalonannya itu,” ujarnya.

Sementara ini, Awang sudah mengantongi tiga nama pejabat yang bisa diusulkan menjadi calon Sekda Kaltim yakni Rusmadi (Plt Sekda Kaltim), Syahbani (Asisten 2) dan Meilana (Asisten 4). Tiga nama tersebut nantinya akan diusulkan pada Menteri Dalam Negeri untuk ditunjuk menjadi Sekretaris Daerah Kalimantan Timur.

“Mendagri yang menentukan Sekda Kaltim sesuai usulan kami,” paparnya.

Mendagri nantinya yang akan menentukan status pegawai negeri sipil (PNS) disandang Irianto Lambrie sehubungan pencalonannya di Provinsi Kaltara. Kalaupun gagal dalam pemilihan gubernur nanti, Awang berharap tenaga Irianto Lambrie tetap dimanfaatkan dalam kapasitas pejabat tinggi di Kementerian di Jakarta.

“Kalau gagal semestinya dia bisa tetap dipakai sebagai dirjen di Jakarta. Terserah ama Mendagri,” tuturnya.

Irianto Lambrie sudah hampir dua tahun ini ditunjuk menduduki jabatan pelaksana tugas gubernur Kaltara. Dia juga akan maju dalam pemilihan gubernur mendatang.