lamudi-1NewsBalikpapan –

Balikpapan Kalimantan Timur dan Makassar Sulawesi Selatan merupakan dua kota terkemuka di wilayah Indonesia timur. Kedua kota ini tentunya tidak asing bagi Anda. Keduanya sama-sama kota besar dan menyimpan potensi yang menjanjikan. Makassar yang lebih menonjol di bidang pariwisata dan Balikpapan yang lebih menjanjikan dari segi tambang serta industri.

Melihat perkembangan yang ada, kedua kota ini sama-sama layak untuk dijadikan tempat berbisnis properti karena sudah pasti harganya akan terus naik didukung oleh lokasi yang strategis dan kemajuan pesat yang ada. Namun, ada baiknya Anda mempertimbangkan dimana Anda akan berinvestasi, sesuai dengan jenis properti yang akan dimiliki.

Rumah Tapak

Masalah kekurangan jumlah hunian tampaknya masih menjadi masalah yang serius di Indonesia. Bertambahnya jumlah penduduk dan semakin berkurangnya jumlah lahan yang tersedia membuat rumah tapak semakin menjadi primadona. Di Makassar, harga rata-rata rumah dijual pada bulan September 2016 adalah sebesar 9 juta Rupiah per meter persegi. Sedangkan di Balikpapan, untuk rumah tapak tipe 36 dibanderol 99 juta Rupiah. Jika melihat dari sisi harga, untuk berinvestasi hunian memang lebih murah di Balikpapan dan potensi yang disimpan juga jauh lebih menjanjikan karena Balikpapan lebih maju dalam bidang industri juga tambang, dimana akan lebih banyak pendatang yang membutuhkan tempat bernaung.

Vila

Pernah terbayangkan untuk berinvestasi vila di tepi pantai? Kedua kota ini memang terletak di tepi pantai, namun akan lebih menjanjikan jika Anda memilih Makassar sebagai lokasi investasi vila. Mengapa? Karena Makassar lebih terkenal sebagai kota pariwisata sementara Balikpapan lebih terdepan dalam industri. Meskipun Anda tidak menempati vila tersebut sepanjang waktu, Anda masih bisa menyewakannya kepada wisatawan sehingga menjadi passive income. Harga sewa vila di Makassar untuk berlibur juga cukup mumpuni, yaitu mulai dari 1 juta Rupiah per malam.

Tanah

Jika akan berinvestasi tanah, baik di Makassar ataupun di Balikpapan keduanya sama unggul. Di Balikpapan sendiri, harga tanah naik sebesar 1.20% pada triwulan I tahun 2016. Kenaikan tersebut terjadi merata di seluruh wilayah kota. Sementara, di Makassar sendiri harga tanah kavling perumahan juga semakin meroket yaitu mulai 1 juta Rupiah per meternya. Karena tanah masih bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan, misalnya dibangun hunian atau dibangun menjadi properti lainnya maka tidak ada yang lebih unggul di antara keduanya. Anda bisa memilih bebas di antara Makassar atau Balikpapan, sesuai dengan kebutuhan.

www.lamudi.co.id