Pembangunan Bandara SepingganNewsBalikpapan –
PT Semen Indonesia Tbk mengkaji rencana pembangunan pabrik semen Sangata Kutai Timur Kalimantan Timur dalam upaya antisipasi lonjakan permintaan di kawasan Borneo. Perusahaan plat merah ini sementara hanya mampu memenuhi 30 persen permintaan semen masyarakat Kaltim yang membutuhkan pasokan 1 juta semen per bulannya.

“Pada 2013 lalu pasokan kami hanya sebanyak 1,1 juta ton untuk kebutuhan Kaltim,” kata GM PT Semen Indonesia, Bambang Djoko Sulistyo, Selasa (29/4).

Pasokan semen ini, kata Djoko berbanding terbalik sesuai keinginan Pemprov Kaltim yang meminta sebanyak 1 juta ton semen per bulannya. Kaltim sedang gencar melaksanakan pembangunan mega proyek seperti Bandara Sepinggan, jalan tol Balikpapan – Samarinda, jembatan Pulau Balang dan stadion sepak bola Balikpapan.

PT Semen Indonesia saat ini masih menuntaskan proses pengerjaan packing plant semen di Terminal Peti Kemas Kariangau Balikpapan kapasitas 600 ribu ton per tahun. Djoko mengharapkan keberadaan packing plant ini mampu mengurangi beban permintaan pasokan semen warga Kaltim.

Djoko membeberkan PT Semen Indonesia sudah menyiapkan dana investasi pembangunan pabrik semen Sangata sebesar Rp 3,4 triliun. Pabrik semen ini mampu berproduksi hingga kapasitas 3 juta ton per tahun untuk pemenuhan kawasan Indonesia timur.

“Dana sudah siap, hanya kajian pembangunan sedang berjalan,” paparnya.

Permintaan semen Kalimantan terus mengalami peningkatan 3 – 4 persen per tahun hingga mencapai 2,29 juta ton pada 2013 lalu. Adanya pabrik Sangata diharapkan mampu mengantisipasi lonjakan permintaan semen di kota/kabupaten Kalimantan.