KaltimBalikpapan –

Provinsi Kalimantan TImur menyatakan pembangunan infrastruktur jalan kawasan Maloy Kutai Timur sepanjang 17 kilometer menelan dana Rp 250 miliar. Pemerintah pusat yang mengalokasikan anggaran pembangunan jalan untuk kawasan yang diproyeksikan jadi Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI).

“Pusat merespon dengan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan jalannya,” kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, Jumat (5/7).

Selain itu, Kaltim sedang menyelesaikan pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional  Maloy sepanjang 11,64 kilometer  dengan anggaran Rp 125 miliar. Hingga kini telah terbangun sarana jalan sepanjang 6 kilometer di wilayah tersebut.

Awang mengatakan kawasan Maloy ini nantinya menjadi salah satu kawasan ekonomi khusus di Indonesia. Kawasan seluas 1 ribu hektare ini memang dipersiapkan menjadi kawasan ekonomi di Kaltim.

Kedepannya, kata Awang kawasan Maloy diperlengkapi dengan adanya pelabuhan internasional, pusat perkantoran, hotel, apartemen, terminal crude palm oil hingga pusat industri batu bara dan sawit.

“Jika semua berjalan lancar, maka Maloy akan menjadi kawasan industry yang akan menjadi unggulan Kaltim di masa depan,” ujarnya.