Jalan Tol Kaltim Siap Ngebut
21 August 2014
Radar Rusak, Pesawat Nyelonong Ke Makassar
22 August 2014

Hanya Dua Kota Patuhi Moratorium Tambang

Kapal batu bara KaltimNewsBalikpapan –
Provinsi Kalimantan Timur menyatakan hanya dua daerah di wilayahnya yang mematuhi kebijakan moratorium izin usaha pertambangan batu bara. Dua wilayah tersebut yaitu Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang sudah menghentikan pemberian IUP pertambangan.

“Hanya dua kota yakni Samarinda dan Kutai Kartanegara,” kata Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, Kamis (21/8).

Awang mengatakan dua kota tersebut kooperatif untuk mengkonsultasikan penerbitan IUP dengan Pemprov Kaltim. Pemprov Kaltim menegaskan sudah menetapkan kebijakan guna melakukan moratorium IUP batu bara guna mengendalikan kerusakan lingkungan daerah.

Awang menegaskan provinsi merupakan perwakilan pemerintah pusat dalam koordinasinya dengan pemerintah kota dan kabupaten. Menurutnya pemerintah daerah harus aktif mengkoordinasikan kebijakan strategis wilayahnya dengan provinsi.

Hal tersebut, kata Awang yang belum dilaksanakan kota/kabupaten lain dalam kebijakan moratorium IUP batu bara. Industri pertambangan batu bara di Kaltim terdapat di Kabupaten Paser, Penajam Paser Utara, Kutai Timur, Kutai Barat, Berau, Kutai Kartanegara dan Samarinda.

Namun demikian, Awang mengakui pihaknya tidak punya kewenangan menindak kota/kabupaten yang tidak melaksanakan kebijakan provinsi tersebut. Penerbitan IUP batu bara dipegang sepenuhnya masing masing kepala daerah.

“Kita kirim teguran pada kepala daerahnya,” ujarnya.

Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan meminta kepala daerah melakukan moratorium penerbitan IUP dan PKP2B industri batu bara. Menurutnya kerusakan lingkungan akibat praktek pertambangan sudah memprihatinkan terjadi di hampir seluruh kota/kabupaten di Indonesia.

“Saya minta moratorium izin pertambangan pada kepala daerah,” paparnya.

Zulkifli mencontohkan perbedaan signifikan antara dua kota bertetangga yaitu Balikpapan dan Samarinda yang berada di wilayah Kaltim. Menurutnya Balikpapan menjadi kota yang lebih layak hunian saat melarang proses eksploitasi batu bara dibandingkan Samarinda yang wilayahnya sudah dikepung industri tambang batu bara.

“Saya harus jujur bahwa Balikpapan lebih indah dibandingkan Samarinda yang wilayahnya dikepung industri batu bara,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *