NewsBalikpapan –

Kompetisi paling akbar negeri ini Liga 1 Indonesia segera digelar sesuai rencana bulan Maret nanti.  PT Liga Indonesia Baru bakalan mengumumkan jadwal agenda kompetisi mempertemukan tim terbaik di Indonesia.

Sejumlah tim serius mempersiapkan susunan kerangka hingga kebugaran pemain sembari menunggu jadwal kick off Liga 1 dan Liga 2 Indonesia. Keikutsertaan dalam turnamen Piala Presiden maupun Piala Gubernur Kaltim menjadi sarana yang tepat menguji coba kemampuan permainan pemain.

“Sangat bagus bagi sembari menyambut digulirkannya kompetisi Liga 1 Indonesia,” kata Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan di Balikpapan, Jumat (23/2).

Pelatih akrab disapa RD menyatakan, Sriwijaya memang memprioritaskan kesiapan tim jelang kompetisi Liga 1. Meski demikian, Ia memberikan perhatian penting penyelenggaraan turnamen Piala Gubernur Kaltim bagi pemain Sriwijaya.

Tim berjuluk ‘Laskar Wong Kito’ membangun kembali kerangka starting eleven jelang kompetisi sesungguhnya nanti. Turnamen Piala Gubernur Kaltim, menurut Rahmad menjadi sarana yang tepat uji coba komposisi permainan yang terbentuk saat ini.

“Saya akan memberikan kesempatan pada seluruh pemain untuk membuktikan kemampuannya di pertandingan nanti. Sekaligus untuk menentukan komposisi pemain terbaik Sriwijaya,” paparnya.

Datang di Balikpapan sebagai tim unggulan, Rahmad membawa 27 pemain terbaik dari dalam maupun luar negeri. Ada beberapa pemain yang absen disebabkan mengikuti pemusatan latihan tim nasional Indonesia.

“Semuanya saya bawa disini, termasuk pemain luar negerinya. Hanya beberapa pemain muda yang absen saat dipanggil timnas,” tuturnya.

Sriwijaya tergabung dalam Grup B yang diisi tim tangguh seperti Persebaya Surabaya, Madura United dan tuan rumah Persiba Balikpapan. Kali ini tim asal Palembang tidak mematok target muluk dengan hanya meminta pemainnya menampilkan kemampuan terbaiknya.

Salah satu kandidat juara, Persebaya  mengamini turnamen Piala Gubernur Kaltim menjadi salah satu ajang bergengsi seperti halnya Piala Presiden, baru baru ini. Jawara Liga 2 Indonesia butuh menjalani sparing patner tim tim tangguh yang berjibaku di Liga 1 Indonesia.

Persebaya bersemangat punya kesempatan bertanding melawan tim sekelas Sriwijaya FC, Mitra Kukar, Borneo FC, Arema Malang, Madura United hingga Persiba. Bali United disebut sebut mundur jelang dimulainya Piala Gubernur Kaltim.

“Ini ajang pra musim yang penting bagi kami. Sebagai tim yang promosi di Liga 1 sudah semestinya bertanding melawan tim tim tangguh dari liga ini,” ujar Manager Persebaya, Chairul Basalamah sembari menambahkan, Persiba tetap dianggap sebagai tim berkelas.

“Persiba adalah tuan rumah, bermain dihadapan pendukungnya sendiri. Mereka juga lama bermain di Liga 1 sebelumnya,” imbuhnya.

Selain faktor teknis permainan, Chairul memandang penting memanjakan pendukung tim ‘Bajul Ijo’ yang bermukim di kota/kabupaten Kaltim. Meskipun penyelenggaran pertandingan di Samarinda dan Balikpapan, Ia mengetahui banyak diantara warga Kaltim diantaranya adalah penduduk migran asal Jawa.

“Sebagai ajang silaturahmi Persebaya di Kaltim mengingat disini banyak berasal dari suku Jawa dan pendukung tim kami,” paparnya.

Persebaya bertekat memuaskan barisan pendukungnya ‘Bonek’ yang dipastikan berdatangan ke Balikpapan pada pertandingan nanti. Tim arek arek Surabaya sudah memiliki komposisi pemain terbaik yang siap diturunkan dalam pertandingan nanti.

“Kami sudah siap bertanding setibanya di Balikpapan,” tegasnya.

Sesama tim asal Jawa Timur, Madura United datang dengan rasa percaya diri mengingat kebugaran pemainnya yang diturunkan nanti. Di bangku pemain ada nama nama beken seperti Fabiano Beltrame, Engelberd Sani, Bayu Gatra Sanggiawan, Crisitian Gozales, Greg Nwokolo dan Imam Bagus.

Pelatih Madura United, Gomes de Oliviera meminta seluruh pemainnya bisa menikmati jalannya pertandingan Piala Gubernur Kaltim. Ajang berkualitas ini menjadi laga pemanasan yang tepat sembari menyambut kompetisi Liga 1.

“Pemain kami seluruhnya siap, baik dari pemain lokal maupun dari luar negeri. Kami akan bermain sebaik mungkin dalam pertandingan nanti,” ujarnya.

Gomes percaya diri menyusul undian pertandingan dimana timnya langsung menghadapi Persebaya di babak penyisihan Grup B. Kedua tim bertetangga ini notabene sudah saling mengenal kualitas dan karekteristik permainan masing masing.

Saat melawan Persebaya, Gomes punya kesempatan mengevaluasi permainan anak asuhnya menghadapi tim berkarakter seperti itu. Disamping itu, ia bisa punya kesempatan mengintip permainan tim kandidat juara Liga 1 yakni Sriwijaya FC.

Tiga tim diatas adalah para kampiun yang kerap merajai kompetisi tanah air. Hanya Persiba Balikpapan, satu satunya tim Liga 2 yang mencoba ketangguhan para raksasa di Grup B Piala Gubernur Kaltim.

“Kami sadar lawan lawannya adalah tim tim besar di Liga 1 Indonesia,” sebut Pelatih Persiba, Wanderley Junior dalam sesi jumpa pers di Balikpapan.

Datang sebagai tim underdog, Wanderley mencoba realistis dengan meminta para pemainnya menampilkan permainan terbaik menghadapi tim bertabur bintang lawannya. Susunan pemain tim berjuluk ‘Beruang Madu’ memang dihuni pemain kasta kedua.

Hanya saja, Persiba menyimpan X faktor dukungan fanatik masyarakat Balikpapan berbondong bondong memadati Stadion Batakan. Wanderley berharap keberadaan pendukung Balikpapan mampu merubah peruntungan Persiba melawan Madura United, Sriwijaya dan Persebaya.

Kalaupun belum beruntung dalam pertandingan nanti, Wanderley berharap para pemainnya mampu menyerap pengalaman bertanding lawan tim tim elit ini. Setidaknya pengalaman bertanding ini akan berguna saat Persiba mengarungi ketatnya kompetisi Liga 2 Indonesia.

“Bila kami bermain nanti bisa mengambil pengalaman disini dan dijadikan semangat agar mampu promosi di Liga 1 Indonesia,” tukasnya.