food-truckNewsBalikpapan –

PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) Divri VI Kalimantan menggelar event festival food kerjasama komunitas food truck di Balikpapan. Perusahaan seluler plat merah ini melibatkan 30 wirausahawan food truck Balikpapan menyajikan berbagai menu makanan pada 3 – 6 November di parkiran kantor PT Telkom Balikpapan.

“Event festival food truck yang pertama kalinya di Balikpapan,” kata Manager Umum Produk Digital PT Telkomsel, M Wulung Fajar, Jumat (4/11).

Wulung mengatakan seluruh transaksi event festival food Balikpapan mempergunakan layanan TCASH. TCASH sendiri adalah layanan uang elektronik (e-money) dikeluarkan Telkomsel guna kemudahan transaksi keuangan lewat ponsel.

Wulung menyebutkan pengguna TCASH di Kalimantan tercatat sebanyak 596 ribu jiwa sejak tahun 2010 hingga 2016 ini. Mayoritas pengguna layanan jasa keuangan TCASH ini berdomisili di Kota Balikpapan Kalimantan Timur.

“Pengguna paling banyak masih di Jabotabek yang jumlahnya sebanyak lebih dari 1 juta jiwa. Namun dengan jumlah penduduk Kalimantan yang jauh dibandingkan di Jawa, jumlah pengguna TCASH saat ini sudah signifikan,” ujarnya.

Layanan TCASH, menurut Wulung memberikan banyak kemudahan bertransaksi untuk berbagai keperluan. Pedagang punya kesempatan menetapkan harga secara kompetitif dalam persaingannya.

“Pedagang bisa menetapkan harga kompetitif semisal Rp 9.999 bisa dilakukan dengan TCASH. Tidak perlu memberikan pengembalian pada pelanggan. Tinggal memotong saldo TCASH dimiliki pelanggan,” ujarnya.

Sehubungan itu, Wulung menargetkan setidaknya terjadi transaksi sebesar Rp 700 juta dalam event food truck di Balikpapan ini. Dia optimis mengingat antusiasnya warga Balikpapan yang mendatangi event food truck menyajikan berbagai menu anak muda ini.

“Setidaknya terjadi transaksi sebesar Rp 700 juta dalam event di Balikpapan. Kami optimis dengan antusiasnya warga Balikpapan,” tuturnya.

Layanan TCASH sudah bisa dipergunakan bertransaksi pembayaran listrik, PDAM, BPJS Kesehatan, pulsa, telpon hingga kerjasama minimarket. Telkomsel sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia.

“Kami sudah menyelesaikan berbagai perizinan diatur oleh OJK dan BI dalam penggunaan TCASH,” ungkapnya.

Telkomsel sudah bukan lagi sebatas perusahaan jasa telekomunikasi dan data di Indonesia. Saat ini, Telkomsel sudah merambah bisnis community and digital engangement dengan merangkul pihak pihak lain.