LCT DanielsNewsBalikpapan –

Tim evakuasi korban berhasil membalikan Kapal LCT Daniels 8019 yang terbalik di perairan Somber Balikpapan Kalimantan Timur sejak 8 Mei silam. Tim berupaya mencari korban nahkoda kapal, Kamarlan Siahaan yang sempat diduga terjebak dalam lambung kapal LCT ini.

“Pagi tadi, jam 10.00 Wita telah berhasil dilakukan pembalikan kapal LCT yang sudah terbalik selama 21 hari di perairan Somber,” kata Manager Operation PT Patra Trading, Agus Susyanto, Kamis (28/5).

Agus mengatakan proses pembalikan mempergunakan metode Archimedes adanya bantuan enam balon dibawah lambung kapal yang posisinya tengkurap. Proses ini bersamaan waktunya dengan penyedotan debit air yang terjebak dalam kompartemen dan mesin kapal.

Pada pelaksanaannya, Agus mengaku menemui kendala cepatnya proses pasang surut di kawasan perairan Somber dan sekitarnya. Tim evakuasi menemui kesulitan saat air dalam kondisi surut sehingga ujung kapal tersangkut di dasar perairan.

“Keterbatasan peralatan sehingga proses pembalikan kapal membutuhkan waktu 21 hari,” ungkapnya.

Namun demikian, tim evakuasi belum berhasil menemukan korban terakhir yang diduga terperangkap dalam lambung kapal. Nahkoda Kamarlan hingga kini masih dinyatakan dalam status belum ditemukan.

“Kami masih koordinasi dengan Basarnas dalam pencarian korban ini. Statusnya masih dianggap hilang,” paparnya.

Kepala Humas PT Pertamina Unit Pemasaran Balikpapan, Andar Titi Lestari mengatakan kapal nantinya akan ditarik di pelabuhan guna proses pembersihan dan pencarian korban. Saat bersamaan, pihaknya sudah mengevakuasi sebanyak 16.265 tabung gas melon dari total muatan 37.630 tabung gas melon.

“Sisanya masih ada di dalam kapal maupun dasar perairan Somber,” tuturnya.

Tabung tabung gas ini nantinya akan menjalani proses pemeriksaan ulang sebelum didistribusikan kembali pada masyarakat. Andar menjamin pasokan gas wilayah Tarakan tidak akan terganggu sehubungan penanganan kapal LCT ini.

“Kami sudah menyiapkan 19.465 tabung gas 3 kilogram untuk wilayah perbatasan dan Tarakan,” ujarnya.

 

Kapal LCT Daniels 8019 memuat 37.630 tabung gas melon 3 kilogram terbalik di perairan Sungai Somber Balikpapan Kalimantan Timur, Jumat (8/5)  lalu. Sebanyak 6 anak buah kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri serta menyisakan korban nahkoda kapal, Kamarlan Siahaan (62 tahun) yang hingga kini masih dalam pencarian.