Korban HeliNewsBalikpapan –

Tim evakuasi Kodam Mulawarman berhasil mengevakuasi enam orang korban jatuhnya helicopter M1-17 di Malinau, Sabtu (9/11). Para korban ini terdiri 5 orang personil TNI dan 1 orang sipil.

“Kami evakuasi 6 orang korban,” kata Kepala Penerangan Kodam Mulawarman, Kolonel Legowo Sujatmiko.

Legowo mengatakan korban TNI adalah personil Kesatuan Penerbang AD yang bertugas di perbatasan Indonesia – Malaysia. Adapun warga sipil adalah pekerja yang bertugas membangun pos perbatasan Long Bulan Malinau.

Para korban ini mengalami luka bakar serius di tubuhnya hingga 50 persen. Mereka langsung dievakuasi di rumah sakit AL Tarakan.

Pesawat helicopter Komando Daerah Militer VI Mulawarman jenis M1 – 17 jatuh di Malinau Kalimantan Utara. Pesawat TNI ini disebut sebut membawa 19 penumpang yang diduga adalah personil Kodam Helicopter ini juga membawa 1.800 kilogram logistic untuk pembangunan pos pengamanan perbatasan Long Bulan Malinau.

Informasi menyebutkan, helicopter  mengangkut 19 penumpang gabungan antara personil TNI dan sipil. Heli lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan pukul 09.09 Wita tujuan Long Bangun.

Belum diketahui penyebab jatuhnya helicopter ini di perbatasan Malaysia ini. Bandara Tarakan lepas contak dengan pilot pesawat setelah beberapa saat lepas landas.