Antrian truk truk solar di SPBU Balikpapan

Antrian truk truk solar di SPBU Balikpapan

NewsBalikpapan –

Kota Balikpapan Kalimantan Timur merupakan salah satu kota di Indonesia yang kadar kandungan gas buang emisinya rendah. Lembaga Internasional Council for Local Environmental Initiatives merilis Balikpapan dan Bogor adalah kota besar Indonesia yang kandungan gas emisinya rendah.

“Kita masuk kategori kota rendah emisi dan ramah lingkungan didunia, bukan di Indonesia,” kata Humas Pemkot Balikpapan, Sudirman Djayaleksana, Senin (21/10).

Sudirman mengatakan lembaga internasional bermarkas di Born Jerman memantau kandungan gas emisi di sejumlah kota kota seluruh dunia. Gas emisi disebut sebut sebagai factor utama penyebab kerusakan lapisan ozon bumi.

Bersama Uni Eropa, Sudirman mengatakan ICLEI merilis sebanyak 95 kota yang dianggap ramah pada lingkungan. Balikpapan dan Bogor merupakan kota Indonesia yang masuk dalam daftar ICLEI.

Kota Balikpapan, menurut Sudirman mampu konsisten melaksanakan program pembangunan berwawasan lingkungan. Konsep pembangunan Balikpapan dengan menjaga 52 persen wilayah tetap jadi kawasan hijau setempat.

Pengelolaan sampah Manggar Balikpapan juga mampu menghasilkan gas methane. Gas ini sudah bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Balikpapan.

Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendy direncanakan hadir dalam pertemuan ICLEI di Afrika Selatan pada November nanti. Uni Eropa nantinya yang menanggung seluruh biaya transportasi dan akomodasi masing masing perwakilan undangan.