New PersibaNewsBalikpapan –

Pelatih Persiba Balikpapan, Eddy Simon memutuskan mundur menukangi tim berjuluk ‘Beruang Madu’ ini. Bekas pelatih Persepar Palangkaraya ini menerima pinangan untuk menangani tim sepak bola PON Pemprov Kalimantan Timur.

“Saya sudah memutuskan mundur sejak sepekan terakhir ini,” katanya saat dihubungi, Jumat (15/5).

PSSI sudah terlanjur membekukan kompetisi Qatar National Bank menyusul kondisi darurat berkepanjangan dengan pemerintah. Pelatih dan para pemain Persiba sudah mengeluhkan terganggunya kompetisi yang berpengaruh pada hajat hidup mereka.

“Sejak ada kondisi darurat artinya kesepakatan kontrak pelatih dan pemain otomatis juga batal,” papar Eddy Simon.

Eddy Simon sudah berpamitan pada seluruh pengurus Persiba maupun para pemain yang diantaranya masih ada di Balikpapan. Dia mengungkapkan managemen sudah menuntaskan kewajiban pembayaran gaji terakhir bagi seluruh pemain maupun tim kepelatihan.

Kedepannya, Eddy Simon mengaku hanya focus guna mempersiapkan tim sepak bola Kalimantan Timur pada penyelenggaraan PON XIX Jawa Barat 2016 mendatang. Dia menyatakan siap menerima tantangan guna mempersembahkan medali emas dari cabang olahraga sepak bola.

“Kontingen Kalimantan Timur adalah peraih medali emas untuk cabang olahraga sepak bola saat penyelenggaraan PON XVIII Riau,” paparnya.

Sejumlah bekas pemain muda Persiba sudah menjadi target bidikan guna mengisi susunan pemain sepak bola Kalimantan Timur. Selain itu juga ada beberapa pemain muda yang sebelumnya memperkuat Pusam Borneo dan Mitra Kukar.