PLN Tanam Ribuan Pohon di HMPI
29 November 2018
Yusril Pastikan Dukung Jokowi
30 November 2018

DPR RI Lepas Ribuan Kepiting di Balikpapan

NewsBalikpapan –

Anggota DPR RI, Komisi IV yang dipimpin oleh Agustina Wilujeng Pramestuti melakukan kunjungan spesifik (kunspek) ke Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu (BKIPM) Balikpapan pada Rabu (28/11/2018).

Dalam kunjungan tersebut ia dan tim nya mengapresiasi keseluruhan pekerjaan yang sudah dilakukan BKIPM Balikpapan.

“Karena sudah baik, jadi sulit bertanya, karena juga tidak ada laporan dari para stakeholder ini, jadi patut diapresiasi,” jelasnya.

Turut hadir Kepala Pusat Pengendalian Mutu BKIPM, Widodo Sumiyanto, didampingi oleh Kepala BKIPM Balikpapan, Sab Lestiawan.

Sebelumnya rombongan berangkat ke Mangrove, Kariangau untuk melepas kepiting yang berukuran dibawah 200 gram.

“Kepiting yang berukuran beratnya dibawah 200 gram harus dilepaskan, itu para pelaku usaha dan stakeholder harus tahu, langsung dilepas, jangan tunggu sampai karantina,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa kunjungan timnya kali ini juga dalam rangka mengawasi pelestarian hewan, ikan, dan tumbuhan. Pasalnya ia mengetahui bahwa Indonesia memiliki 1400 spesies dan 450 spesies terumbu karang dari 700 spesies dunia.

“Ini salah satu upaya perlindungan dari wilayah Indonesia yang kaya raya, dan ini dilakukan oleh sistem karantina hewan, ikan, dan tumbuhan,” terangnya.

Setelah dari Mangrove, rombongan kembali ke kantor BKIPM di jalan Syarifudin Yoes, Balikpapan.

Anggota Komisi IV, Kasriyah menambahkan, Provinsi Kaltim memiliki potensi kekayaan alam laut salah satu terbesar di Indonesia. Dia menggaris bawahi arti penting eksploitasi berkelanjutan industri perikanan di kawasan Indonesia timur.

“Kaltim kaya akan ikan dan sebagainya, termasuk pula Papua, Sulawesi dan Ambon,” papar anggota PPP daerah pemilihan Kaltim ini.

Sehubungan itu, Kasriyah mendukung penuh pemberdayaan masyarakat nelayan di Kaltim. Seperti dilakukan baru baru ini dengan hibah 60 unit perahu nelayan di Pulau Sebatik Berau senilai Rp 180 juta.

“Masyarakat nelayan harus dibantu dengan peralatan tangkap ikan,” ujarnya di Balikpapan.

Kepala Pusat Pengendalian Mutu Widodo Sumiyanto menyebutkan ia juga mengapresiasi pada pemerintah kota Balikpapan untuk fasilitas dari BKIPM Balikpapan.

“Saya bangga kawan-kawan dari para pengusaha yang selalu mendatangkan devisa, bekerjasama dengan BKIPM,” jelasnya.

Kepala Pusat Pengendalian Mutu, dan Kepala BKIPM Balikpapan memaparkan visi dan misi yang didengan oleh pengusaha yang sudah mendapat ijin dari BKIPM.

Diskusi berjalan cepat, karena para stakeholder sudah mengaku puas dengan kinerja BKIPM Balikpapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *