Pertamina Tambah Pasokan Avtur Bandara Samarinda
21 November 2018
Bor Blok Mahakam, Pertamina Datangkan Rig Singapura
23 November 2018

Deep Skin – Skin Deep Oleh Gusmen Heriadi

NewsJakarta –

Tahun ini Ciptadana Art Program kembali hadir dan menampilkan karya-karya dari seniman asal Sumatera Barat yang kini menetap dan berkarya di Jogjakarta, Gusmen Heriadi. Gusmen Heriadi lahir pada tahun 1974 di Pariaman, Sumatra Barat dan lulus dari Institut Seni Indonesia (ISI) pada tahun 2005.

Sebagian besar objek yang diangkat oleh Gusmen dalam karya-karyanya merupakan wujud metafora dari perasaan dan perdebatan mengenai budaya dan tradisi dalam kehidupan modern bermasyarakat. Sebagian besar karya yang diciptakan adalah bukti nyata dari beragam impian, tanggapan perihal kehidupan dan padangan filosofis sang seniman.

Pemikiran filosofis dan kritis yang banyak ditampilkan dalam karya-karyanya merupakan hasil dari perkebangan kultur dan budaya disertai kebiasaan sehari-hari dan pengaruh dari luasnya pergaulan seni dan proses pembelajarannya.

EmmoItaliander, selaku curator seni pameran Ciptadana Art program menjelaskan “Sebagaimana kami kerap menampilkan dari tahun ke tahun, Ciptadana Art program kembali hadir dalam mempromosikan dialog yang menjembatani komunitas bisnis di Indonesia dan dunia seni yang dinamis. Gusmen kerap menampilkan karyanya dalam dua decade terakhir dan kami sangat antusias untuk dapat menampilkan karya-karya sang seniman didalam program kami tahun ini”.

Dalam karyanya saatini, Gusmen Heriadi mengeksplorasi kebanggaanakan ‘identitas’ manusia dan bagaimana kebanggaan tersebut berdampak pada lingkungan dan kehidupan makhluk lainnya melalui pendefinian dari segi esensi’ dan‘status’.

Sang seniman mengilustrasikan esensi’ sebagai sesuatu yang mendefinisikan manusia dan semua makhluk hidup di sekitarnya. Apa saja kah hal yang membentuk kita? apa yang memisahkan kita? apa yang kita bagikan? Dan tentu saja, apa yang kita abaikan?

Sikap dan rasa hormat terhadap semua makhluk hidup harus sama, tapi sebagai mana dinyatakan oleh para babi penguasa dalam ‘Animal Farm’ karangan penulis ternama George Orwell, “Semua hewan memang setara, tapi beberapa lebih setara daripada yang lainnya”.

Di dunia kita, ‘esensimanusia’ adalah segalanya, saat semua makhluk lain dianggap sebagai barang komoditas atau konsumsi. Kurangnya rasa hormat dapat membahayakan masa depan semua makhluk di muka bumi.

‘Status’ sejatinya berhubungan dengan penempatan individu dalam hubungannya dengan individu lain disekitarnya, terutama terkait dengan posisi social maupun professional dan terkait dengan keadaan dan situasi.

Bagi sebagian besar manusia, status menggambarkan posisi mereka didalam komunitas dan kehidupan bermasyarakat, baik berupa keberhasilan, pencapaian, ataupun kepemilikan. Bagi hewan, status sifatnya lebih kritis karena menentukan posisi mereka pada rantai evolusi dan kesintasan; terancam, dihargai atau bahkan rentan.

Dalam upaya meraih status yang seringkali dilakukan dengan segala cara, manusia bias keliru menerapkan nilai menurut persepsi merupakan nilai sejati sehingga mengorbankan dan menguras sumberdaya yang berharga atau bahkan seluruh spesies dalam upaya untuk membuat manusia lain terkesan dan memanjakan ego mereka sendiri. Sumber daya yang terbatas terancam habis akibat gengsi yang tak terbatas.

Sang seniman Gusmen Heriadi menjelaskan “Pada akhirnya, perilaku seperti ini yang saya amati menyebabkan kelelahan dalam menghadapi kesia-siaan yang tak terbatas. Baik ‘esensi’ maupun ‘status’ menentukan berbagaihal yang terjadi di sekeliling kita. Melalui berbagai eksplorasi, saya mencoba menerjemahkankondisi manusia yang sayaamatiini ke berbagai lukisan dan karya seni yang akan dipamerkan di Ciptadana Art Program tahun ini ”

Dikuratori oleh EmmoItaliaander dan Sudjud Dartanto, “DeepSkin – SkinDeep” yang ditampilkan oleh Ciptadana Art Program tahun ini memberi kesempatan bagi para pecinta seni di Indonesia untuk berbagi pikiran, ide, dan impian dengan seniman Gusmen Heriadi. Pameran dibuka untuk umum mulai Kamis 22 November 2018 sampai dengan Jumat 14 Desember 2018 setiap hari dari jam 9 pagi sampai jam 5 sorebertempat di Ciptadana Art Space lantai 5 Gedung Ciptadana Center.

 Tentang Ciptadana Art Program

Ciptadana Art Program hadir guna mempromosikan dialog mendalam antara komunitas bisnis dan dunia seni yang dinamis di Indonesia. Ciptadana percaya akan terciptanya hasil yang positif jika pelaku bisnis secara aktif terlibat dengan seniman dalam mengapresiasi budaya, dan seni. Hal tersebut tentunya dapat memberikan inspirasi, wawasan, dan sinergi antar kedua belah pihak. Melalui kerjasama dengan seniman ternama dalam memberikan apresiasi terhadap karyaseni yang memukau,

Ciptadana mencoba memberikan perspektif baru dalam melihat dan berinteraksi dengan para pemangku kepentingan, lingkungan bisnis dan juga semerta-merta untuk lebih meningkatkan citra perusahaan.  Program ini pertama kali diinisiasikan oleh EmmoItaliaander, creative director yang juga merupakan curator dan produser acara ini selama 7 tahun.

Tujuan utama dari Ciptadana Art Program adalah memperkenalkan karya seni yang indah dan menyegarkan namun menginspirasi dan mendidik.

Ciptadana Art Program merupakan acara tahunan, dimana seniman atau sekelompok seniman dibawah arahan curator melaksanakan pameran tunggal maupun kelompok di Ciptadana Art Space, lantai 5 Gedung Ciptadana.

Program ini meliputi pameran yang berlangsung selama dua minggu; ‘meet the artist’ talk bersama seniman, dan satu hari penuh media tour dengan seniman yang karyanya sedang ditampilkan.

Berikut adalah nama-nama para seniman yang telah berpartisipasi dalam pameran di Ciptadana Art Space di tahun-tahun sebelumnya :

2011/2012 : Hanafi ( pameran solo )

2012/2013 : Sunaryo ( pameran solo )

2013/2014 : Pand eKetut Taman ( pameran solo )

2014/2015 : Filippo Sciascia ( pameran solo )

2015/2016 : Ichwan Noor, Anusapati, HediHaryanto, A. Simatupang, T. Supriyono

2017/2018 : Made Wianta ( pameran solo )

2018/2019 : GusmenHeriadi (pameran solo)

Untuk mengetahui lebih lanjut moho nmenghubungi:

Maya Sujatmiko

PR & Communication Ciptadana Art Program

mayasujatmiko@gmail.com

08161156000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *