8 February 2012

Warga Balikpapan Dipukul Pilot Lion Air

Balikpapan -

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan salah satu kapten pilot Lion Air, Ivan Setiawan terhadap calon penumpang di Bandara Juanda bernama Bernard Yuwono asal Balikpapan Baru T-4/16 Balikpapan, seat 20F pesawat Lion Air JT 575 jurusan Surabaya-Jakarta, terus dilakukan pengusutan.

Bahkan, satreskrim Polres Sidoarjo menyatakan sudah memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut, kecuali terlapor karena belum bersedia memenuhi panggilan.

30 January 2012

Kasat Narkoba Dituduh Hilangkan Bukti 1 Kg Sabu Sabu

Pecandu-NarkobaBalikpapan –

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur menetapkan Kepala Satuan Narkoba Nunukan, Ajun Komisaris insial BS sebagai tersangka kasus raibnya barang bukti sabu sabu seberat 1 kilogram. Keterlibatan oknum perwira polisi tersebut berdasarkan pengakuan empat tersangka yang terlebih dahulu sudah menjalani pemeriksaan.

“Ada tambahan tersangka baru yaitu Kasatnarkoba Nunukan,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Wisnu Sutirta, Kamis (26/1).

27 January 2012

Hotel Pasific Balikpapan di Teror Bom

geganaBalikpapan -

Ancaman aksi teror bom melanda hotel Pacific di Balikpapan Kalimantan Timur, Jumat (27/1) siang. Ancaman bom dilakukan orang tidak dikenal lewat pesan singkat ponsel pada petugas hotel bintang tiga ini.

“Ada karyawan yang menerima pesan singkat ancaman bom,” kata Kepala Polres Balikpapan, Ajun Komisaris Besar Sabar Supriyono didampingi Ipda Wahyudi.

22 January 2012

Dua Kasus Korupsi Diserahkan Kejati Kaltim

tikus-koruptor1Balikpapan -

Kejaksaan Negeri Balikpapan, Kalimantan Timur melimpahkan dua kasus korupsi dalam penanganan Kejaksaan Tinggi setempat. Kejaksaan setempat terbilang sudah kehabisaan akal dalam menangani kasus yang sudah enam tahun belum jga terselesaikan.

“Kami limpahkan ke Kejati Kaltim saja,” kata Kepala Kejari Balikpapan, Sukamto, Kamis (12/1).

12 January 2012

Empat Polisi Nunukan Ditahan Kasus Narkoba

Balikpapan –

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur mengaku sudah menahan empat oknum personil Nunukan menyusul raibnya barang bukti 1 kg sabu sabu. Oknum personil Satuan Narkoba Polres Nunukan sudah mengaku tuduhan mencampuri barang bukti narkoba hasil tangkapan bandar di Tawau.

“Sudah kami tahan empat anggota polisi itu. Tiga mengaku dan hanya satu yaitu tersangka utama yang menolak mengaku,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Wisnu Sutirta, Kamis (12/1).

12 January 2012

Bansos Dinas Kesehatan Balikpapan Berpotensi Korupsi

tikus-korupsiBalikpapan –

Kejaksaan Negeri Balikpapan Kalimantan Timur meningkatkan status kasus Dinas Kesehatan setempat menjadi penyidikan dugaan korupsi. Kejaksaan menengarai dugaan kuat pelanggaran pidana korupsi serta kerugian negara dalam alokasi dana bantuan social kesehatan warga miskin Balikpapan sebesar Rp 1,5 miliar.

“Sudah dinaiknya menjadi penyidikan, karena kami yakin ada tindakan melawan hukum,” kata Kepala Kejari Balikpapan, Sukamto, Kamis (12/1).

10 January 2012

Dayak Muara Tae Laporkan Perusahaan Sawit ke Polisi

Balikpapan –

Warga Muara Tae melaporkan penyerobotan 683 hektare hutan tanah adat Suku Dayak Banuaq Kutai Barat ke Kepolisian Daerah Kalimantan Timur. PT Munte Waniq Jaya, perusahaan asal Norwegia ini dituduh mengakali kepemilikan hak pengelolaan hutan adat menjadi perkebunan sawit.

“Kami melaporkan kasusnya ke kepolisian untuk ditangani,” kata Tetua Kampung, Muara Tae, Masrani saat ditemui di Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Kalimantan Timur, Selasa (10/1).

9 January 2012

Barang Bukti Sabu Nunukan Masih Raib

Balikpapan –

Kepolisian Daerah Kalimantan Timur masih dipusingkan dalam mencari barang bukti seberat 1 kilogram yang hingga kini masih raib. Empat oknum polisi Nunukan diduga menukar barang bukti tersebut serta menggantinya dengan gula.

“Barang buktinya masih kami cari terus, belum ketemu hingga kini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Wisnu Sutirta, Senin (9/1).

9 January 2012

Mangkrak Dua Tahun, Jaksa Putuskan Nasib PON Kaltim

tikus-korupsiBalikpapan –

Penanganan kasus dugaan korupsi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Kalimantan Timur sudah hampir 2,5 tahun mangkrak dalam penyidikan kejaksaan. Kejaksaan Negeri Balikpapan tidak kunjung menuntaskan temuan kasus yang bermula dari cabang olahraga angkat besi dan binaraga senilai Rp 2,8 miliar.

“Memang sudah lama kami menangani kasus PON Kaltim ini, lebih 2 tahun kasusnya,” kata Kepala Kejari Balikpapan, Sukamto, Senin (9/1).