Andi Burhanuddin SolongNewsBalikpapan –

DPRD Balikpapan Kalimantan Timur meminta proses eksplorasi migas seismic tetap mengkedepankan lingkungan hidup. Proses seismic perusahaan migas Balikpapan memang sering dikeluhkan merusak rumpon nelayan setempat.

“Seismic juga harus tidak merusak kepentingan nelayan,” kata Ketua DPRD Balikpapan, Andi Burhanuddin Solong, Rabu (29/1).

Burhan mengatakan kegiatan seismic sering kali dikeluhkan warga Balikpapan. Dua permasalahan menjadi perhatian yaitu soal rusaknya rumpon hingga nelayan yang tidak melaut.

“Akibatnya inflasi di sector bahan makanan Balikpapan hingga 3,6 persen,” paparnya.

Berulang kali, Pemkot dan DPRD Balikpapan dipusingkan aksi demo nelayan yang menyoal seismic perusahaan migas. Permasalahan ini disampaikan pada pemerintah pusat.

Burhan mengatakan proses seismik harus memperhatikan ketentuan berlaku tentang perlindungan nelayan. Pemerintah serta pihak terkait harus mampu mengakomodir kepentingan bersama dalam pengelolaan kekayaan alam laut di Indonesia.