SekolahNewsBalikpapan –

Sebanyak 6.700 guru Balikpapan Kalimantan Timur akan mengikuti bimbingan teknis  kurikulum 2013. Pelaksanaan bimbingan secara bertahap pada Februari nanti.

“Anggarannya kita alokasikan sekitar Rp 4 miliar bagi 6.700 guru di Kota Balikpapan yang ikut,” kata Kepala Dinas Pendidikkan Kota Balikpapan, Heri Misnoto.

Misnoto mengatakan kurikulum pengajaran ini wajib diberlakukan di seluruh sekolah sesuai Program Kementerian Pendidikan Nasional. Koordinasi bimbingan teknis melibatkan pemerintah pusat dan daerah.

“Pelaksanaanya dilakukan bertahap disebabkan jumlah pesertanya,” paparnya.

Pemkot Balikpapan menargetkan bimbingan teknis kurikulum ini mampu dituntaskan selama enam bulan kedepan. Harapannya, kurikulum terbaru ini nantinya bisa diterapkan pada sistim belajar mengajar 2015 mendatang.

Sebanyak 570 kabupaten/kota di Indoensia telah menyatakan siap melaksankan Bimbingan Tekhnis karena telah mengalokasikan anggaran dalam APBD 2014.

Misnoto menjelaskan, dalam kurikulum lama, proses pengajaran lebih bersifat kognitif atau bertumpu pada ilmu pengetahun secara terpisah. Sedangkan dalam kurikulum 2013 tidak lagi bersifat kognitif atau terkonsep utuh.

Untuk jumlah mata pelajaran kata Misnoto, tidak ada perubahan. Bahkan jam belajar mata pelajaran agama ditambah  hingga dua jam.  Terhadap penghapusan mata pejalaran di tingkat SD seperti bahasa Inggris, Teknik Informatika lanjutnya, itu masuk dalam pelajaran pilihan bukan mata pelajaran induk.