Jembatan Pulau BalangBalikpapan –

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan dibutuhkan alokasi dana sebesar Rp 1,6 triliun untuk pembangunan bentang panjang jembatan penghubung trans Kalimantan. Jembatan menghubungkan Balikpapan – Penajam Paser Utara sepanjang 1 kilometer ini dalam proses pengerjaan selama tiga tahun terakhir.

“Dana sebesar Rp 1,6 triliun akan diusulkan dalam APBN 2014 mendatang,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerahh (Bapedda) Balikpapan, Suryanto, Senin (20/5).

Realisasi pembangunan jembatan yang total nilainya diproyeksi sebesar Rp 4 triliun. Membelah teluk Balikpapan, jembatan ini nantinya menghubungkan Balikpapan – Pulau Balang dan Penajam Paser Utara.

Khusus pembangunan bentang panjang, Suryanto mengatakan pemerintah pusat yang akan melakukan proses lelang jembatan trans Kalimantan ini. Pemerintah daerah sebatas menyaksikan proses lelang ini yang rencananya dilaksanakan awal tahun 2014 nanti.

Provinsi Kalimantan Timur yang melaksanakan pembangunan bentang pendek jembatan sepanjang 440 meter yang menelan anggaran sebesar Rp 375 miliar. Pembangunan bentang pendek jadi prioritas setelah pilar pilar jembatan sudah ditancapkan di teluk Balikpapan.

Saat ini sedang dilakukan pembangunan pilar bentang panjang yang dilaksanakan tiga perusahaan nasional yaitu PT Hutama Karya, PT Adhi Karya dan PT Bangun Cipta Kontraktor. Suryanto mengatakan pelaksanaanya akan selesai dalam waktu dekat ini yang menelan dana Rp 100 miliar.

Pemerintah daerah berkonsentrasi pada pembebasan lahan di sekitar area pembangunan jembatan. Pembebasan lahan diprioritaskan di sejumlah kawasan di Balikpapan, Pulau Balang dan Penajam.