Panen raya sawah TeritipNewsBalikpapan –

DPRD Balikpapan Kalimantan Timur menyatakan terjadi defisit antara rencana belanja dengan kas daerah sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2016 mendatang. Usulan program daerah sebesar Rp 4 triliun jauh melampaui kemampuan kas daerah yang diperkirakan berkisar Rp 3 triliun.

“Ada defisit perencanaan anggaran tahun depan,” kata Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh, Rabu (21/10).

Abdulloh mengatakan perumusan rencana anggaran berdasarkan masukan program SKPD maupun musrembang masyarakat Balikpapan. Seluruh program ini yang kemudian dirumuskan menjadi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2016 mendatang.

Sehubungan defisit ini, Abdulloh mengaku akan memangkas program program bukan menjadi prioritas termasuk diantaranya bisa ditunda 2017 mendatang. Menurutnya Kota Balikpapan akan memprioritaskan program program daerah yang menjangkau langsung kepentingan masyarakat.

Pemkot Balikpapan nantinya juga diminta meningkatkan pendapatan asli daerah untuk memaksimalkan program program pembangunan tertunda. Hanya saja sulit jika harus menuntupi hingga Rp 4 triliun, mengingat dampak lambatnya ekonomi juga ikut perdampak pada optimalisasi PAD.

Sesuai target APBD Balikpapan 2016 akan disahkan sebelum pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang. Karena jika tidak disahkan sebelum pilkada, maka pengesahan APBD akan molor hingga April 2016, karena menunggu walikota Balikpapan definitif dilantik.