Penyandang cacat BalikpapanNewsBalikpapan-

Pemerintah Kota Balikpapan Kalimantan Timur membekukan sementara berbagai program dana bantuan sosial masyarakat. Pembekuan program bansos terkait masa masa pemilihan umum legeslatif pada 9 April nanti.

“Sudah kita bekukan, tidak ada bansos,  hibah dan bantuan apapun. Sudah sebulan diberlakukan,” kata Wakil Wali Kota Balikpapan Heru Bambang, Sabtu (29/3).

Pemkot Balikpapan menerima usulan Badan Pemeriksa Keuangan seputar penyaluran bansos di masa pemilu. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan penggunaanya untuk kepentingan pribadi dan golongan.

Heru mengatakan kebijakan tersebut berlaku umum termasuk alokasi bansos yang sudah terjadwal sebelumnya. Penyalurannya ditunta menunggu selesainya prosesi pesta demokrasi di Indonesia.

Selain itu, pembekuan dana bansos itu sengaja dilakukan, untuk menghindari pemanfaatan dilakukan oknum tertentu untuk kepentingan politik. Dia mengungkapkan, alokasi bansos sebelumnya sering disalahgunakan untuk kepentingan pribadi dan golongan.

“Kalau dulu-dulunya kayaknya banyak, mungkin ada aja, karena keterpaksaan, karena dulu itu tidak ada anjuran dari BPK atau KPK, kalau sekarang kita ikuti semua. Apalagi kalau dulu) yang maju pimpinan-pimpinana kita report ini,’ ujarnya.

Tahun ini dana bansos dalam APBD Kota Balikpapan mencapai seratusan miliar, tidak jauh berbeda dari tahun 2012 dan 2013 lalu. Tahun lalu 320 organisasi tercatat mendapat bantuan, turun jumlahnya dari tahun 2012 sebanyak 400-an organisasi.