SPBU Balikpapan

SPBU Balikpapan

Balikpapan –

PT Pertamina Unit Pemasaran VI Kalimantan mulai memberlakukan pembatasan konsumsi BBM subsidi di seluruh SPBU Balikpapan, Senin (8/4) hari Ini.  Merupakan pelaksanaan kebijakan Surat Keputusan Wali Kota Balikpapan soal pembatasan konsumsi BBM subsidi untuk seluruh pengguna kendaraan bermotor.

“Kami melaksanakan surat keputusan sudah diresmikan Pemkot Balikpapan,” kata Kepala Humas Pertamina Pemasaran Kalimantan, Bambang Irianto, Senin (8/4).

Seluruh SPBU di Balikpapan mulai memberlakukan pembatasan konsumsi BBM subsidi dengan rincian Rp 25 ribu (roda dua), Rp 120 ribu (roda empat) dan Rp 350 (truk roda enam). Masing masing kendaraan melakukan pengisian ulang di seluruh SPBU di Balikpapan.

Agar efektif, Bambang mengatakan perumusan surat keputusan tersebut dilakukan bersama aparat kepolisian Balikpapan. Petugas akan menindak setiap pengguna kendaraan bermotor yang kedapatan menimbun BBM subsidi.

“Surat keputusannya mengikat bersama dengan kepolisian,” ungkapnya.

Bambang mengatakan Balikpapan merupakan kota satu satunya di Kalimantan yang secara tegas melakukan pembatasan konsumsi BBM masyarakat. Dia berharap agar pembatasan konsumsi BBM subsidi dilaksanakan pula kota/kabupaten di Kalimantan.

Pantauan lapangan, seluruh SPBU di Balikpapan sudah mulai melakukan aturan diputuskan pemkot setempat. Meskipun tanpa pengamanan kepolisian, mereka hanya melayani pembelian BBM subsidi sesuai ketentuan Pemkot Balikpapan.

“Itu sudah ada aturannya tercantum di alat pengisian BBM,” kata petugas SPBU di kilometer 5 Balikpapan.

Namun demikian, antrian pembeli BBM tetap mengular di seluruh SPBU Balikpapan. Antrian pembeli solar sepanjang ratusan meter yang dilayani pada pukul 20.00 wita.

Pemkot Balikpapan sudah dikoordinasikan dengan Pertamina dalam pelaksanaan teknis lapangan. Surat keputusan Wali Kota Balikpapan sudah diterbitkan sebagai landasan hukum pelaksanaan pembatasan konsumsi BBM subsidi.

Kebijakan ini diharap  mampu menekan konsumsi BBM bersubsidi di Balikpapan. Realisasi konsumsi BBM bersubsidi Balikpapan defisit 3 ribu kilo liter dari kuota ditetapkan sebesar46 ribu kilo liter tahun 2012 lalu.

Meski secara umum BBM bersubsidi di Kaltim tahun 2013 naik sekitar 9 persen dibanding kuota 2012 lalu.

Kuota premium Balikpapan naik 5 persen menjadi 130 ribu kilo liter dibandingkan tahun sebelumnya. Namun kuota solar untuk Kota minyak ini justru berkurang 4 persen yakni dari 82 ribu kiloliter menjadi 78.697 kiloliter.