Imdaad HamidBalikpapan –

Partai Demokrat Kalimantan Timur mengusulkan nama bekas wali kota Balikpapan, Imdaad Hamid untuk maju dalam pemilihan gubernur mendatang. Imdaad Hamid nantinya dipasangkan dengan Farid Wadjdy yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Timur.

“Kami rekomendasikan Imdaad Hamid – Farod Wadjyjy ke DPP Partai Demokrat,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltim, Nikolas Pangeran, Jumat (11/1).

Demokrat Kaltim, kata Nikolas sudah menerima pendaftaran sejumlah tokoh seperti Awang Faroek Ishak (Gubernur Kaltim), Letjen Subekti (bekas Pangdam Mulawarman) dan sejumlah tokoh internal partai.

“Tapi sekali lagi yang kami rekomendasikan Imdaad – Farid,” ucapnya.

Nikolas mengatakan partainya sudah mempertimbangkan berbagai aspek dalam memutuskan hak ini. Namun demikian, Demokrat punya komitmen dengan hanya merekomendasikan sepasang calon gubernur terbaik.

Nikolas berpendapat figure Imdaad Hamid popular sebagai kepala daerah Balikpapan. Terbukti dalam dua kali pemilihan selalu mendapatkan suara masyarakat mayoritas.

Meski begitu, prosesnya masih panjang karena menunggu keputusan DPP Pusat melalui Majelis Tinggi Partai Demokrat yang memutuskan. Pihaknya kata Nikholas, hanya sebatas memberikan rekomendasi saja, tidak memiliki kewenangan memutuskan.

“Kita lihat saja, karena prosesnya masih panjang, kami sebatas merekomendasi, nanti diputuskan Majelis Tinggi Partai Demokrat, didalamnya ada Pak Susilo Bambang Yudhoyono yang juga ikut memutuskan,” terangnya.

Terkait Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Isran Noor yang tidak maju dalam bursa calon gubernur, Nikolas mengatakan, karena Bupati Kutai Timur itu memiliki pertimbangan lain. “Pak Isran memang tidak maju, meski Ketua DPD Demokrat Kaltim, dia punya pertimbangan lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, Partai Demokrat dipastikan akan berkoalisi dengan partai lain, karena jumlah kursi yang ada di DPRD Kaltim hanya 7. “Untuk maju butuh 9 kursi, jadi kita akan koaliasi dengan partai lain, itu nanti kita lihat ke depan,” pungkasnya.