“Kenaikan itu korelasinya bertambah dengan jumlah penerbangan yang ada. Dari  50.586 penerbangan tahun lalu, menjadi 56.263 penerbangan di tahun 2011 ini. Kenaikan ini juga disebabkan oleh Penas bulan Juni di
Tenggarong, perayaan lebaran, natal dan tahun baru sehingga ada ekstra penerbangan yang dibuka ,” kata Kepala  Humas Angkasa pura Sepinggan Balikppan Abdullah Husein, Rabu (28/12).

Rute -rute gemuk yang dilayani sejumlah Maskapai yakni Jakarta, Surabaya, Makasar termasuk Jogyakarta. Pada bulan November 2011 ini saja terdapat 511.734 penumpang yang terlayani. Khusus Natal tahun ini tiga jalur penerbangan yang padat penumpang yakni Manado, Makasar dan Jakarta.

“ Dengan adanya Natal dan tahun Baru ini diperkirakan jumlah akan lebih tinggi di Desember 2011 ini yakni 641.145 penumpang. Natal kali ini yang terlihat dominan tujuan tiga daerah itu, yang lain masih terlihat normal,” tukasnya.

Untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang yang  tiap tahun terus mengalami peningkatn,  tahun, PT Angkasa Pura I  tengah melakukan pembangunan perluasan bandara dengan investasi Rp1,6 Trilliun. Sebab pada tahun 2020 mendatang diprediksikan jumlah arus penumpang mencapai 10 juta orang.

“Seluruh fasilitas Bandara Sepinggan kita benahi, mulai dari ruang terminal, parkir,apron hingga runway. Ini untuk mengantisipasi kenaikan penumpang pada tahun 2020 sebesar 10 juta orang,”ujarnya

Termasuk pembangunan terminal Bandara seluas 110.000 M2 dengan jumlah daya tampung penumpang tiap hari sebesar 20 ribu orang atau 10 juta orang pertahun. Luasan tersebut meningkat hampir sembilan kali lipat dari kondisi saat ini yang hanya seluas 14.547 M2 dengan daya tampung hanya 1.700.000 orang pertahun.

Selain itu, juga dilakukan penambahan runway sepanjang 1.250 M sehingga menjadi 3.250 M. Pembangunan Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan ditargetkan selesai pada Mei 2013 mendatang. Hingga akhir
tahun, dana yang telah dikucurkan sekitar Rp300 miliar guna membiayai proyek yang sedang dilakukan.