Dalam reformasi birokrasi terdapat lima tujuan reformasi birokrasi seperti good governance, aparatur yang profesional dan bermoral, kinerja tinggi dan akuntabel, pelayanan prima, dan pembangunan bangsa yang berkarakter.

Ia menambahkan pemerintah sering dijadikan sasaran kritik oleh masyarakat akibat ulah oknum yang merusak citra pemerintah. Untuk itu, aparatur pemerintah harus menunjukkan bukti melalui performa dan kinerja yang baik.

”Program ini bagian dari itu sebagai upaya meningkatan disiplin dan kinerja aparatur yang kerap disorot oleh masyarakat,”katanya.

Pelaksanaan good governance, imbuh Sayid, dinilai secara langsung oleh masyarakat melalui kualitas layanan. Apabila masyarakat berpandangan bahwa kualitas layanan tidak baik, maka good governance tidak berjalan dengan baik.

“Sebaliknya, kalau masyarakat menilai baik maka good governance juga bisa dikatakan berhasil,” tukasnya.