Wali Kota Balikpapan, Rizal EffendyNewsBalikpapan –

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Balikpapan Kalimantan Timur memperkirakan kebutuhan pelaksanaan pemilihan kepala daerah menelan angaran Rp 44 miliar. Kebutuhan anggaran sebesar itu peruntukannya sosialisasi, operasional dan keamanan.

“Berpatokan pada penyelenggaraan pemilu lalu,” kata Ketua KPU Balikpapan, Noor Toha, Kamis (19/2/2015).

Noor mengatakan anggaran penyelenggaraan pilkada Balikpapan ini belum final menunggu keputusan waktu pelaksanaan dari KPU Pusat. Dia mengaku belum mengajukan besaran anggaran ini pada Pemkot Balikpapan.

Dia hanya memperkirakan pilkada Balikpapan akan digelar pada akhir 2015 ataupun awal 2016 mendatang. Menurutnya pihaknya hanya bisa menunggu keputusan nanti diputuskan KPU Pusat.

Disamping itu lanjutnya, KPUD Kota Balikpapan juga masih menunggu pencairan dana hibah sebesar Rp 1,5 miliar. Dana tersebut, merupakan anggaran rutin operasional KPUD Kota Balikpapan yang kemungkinan akan cair dalam waktu dekat.

Jika pilkada Kota Balikpapan digelar Desember 2015, Pemerintah Kota Balikpapan akan mengeluarkan dana mendahului persetujuan anggaran perubahan 2015. Karena dalam APBD Kota Balikpapan 2015 tidak dianggarkan untuk pilkada.

Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh mengungkapkan, tidak masalah jika dana pilkada dicairkan lebih dahulu sebelum APBD Perubahan disahkan. Karena APBD Perubahan Balikpapan kemungkinan baru dibahas Juli atau Agustus mendatang dan disahkan sekitar Oktober atau November.