Gubernur Kaltim Awang Farouk Ishak yang mengunjungi korban kebakaran Kamis, (15/12) malam mengaku prihatin dengan kondisi tersebut. Ia pun terperanjat saat berdialog dengan anak korban kebakaran yang mengaku terpaksa putus sekolah.

“Saya sudah tidak sekolah pak,” kata Lina anak korban kebakaran,yang mengenyam pendidikkan kelas 1 SMP di Balikpapan ini.

Mendengar pengakuan itu, Awang kemudian, meminta Lina untuk kembali bersekolah karena akan ditanggung pemerintah. Apalagi kata Awang, sejak tahun 2008 lalu Provinsi Kaltim menerapkan sekolah gratis.

“Nanti sekolah lagi ya, ini jadi tanggung jawab pak Walikota,” ucap Awang sambil melirik Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang ikut mendampingi.

Rizal pun berjanji akan membantu Lina agar bisa kembaIi bersekolah. “Iya nanti bersekolah lagi yah,” kata Rizal.

Sementara dalam pemaparannya Rizal menyebutkan jumlah jiwa korban kebakaran mencapai 1207 jiwa, 208 rumah terbakar, 341 KK denganluasan lahan 2,3 hektar. Selain rumah terdapat 1 SMK Pertiwi, dan satu mushola ikut terbakar
“ 222 siswa SMK Pertiwi, 95 SD, 34 SMP, 19 anak SMA, bayi 6 orang dan Balita 16 orang,” kata Walikota.

Pada Kunjungan malam tadi, gubernur didampingi Sekretaris Provinsi Kaltim Irianto L, Kepala Penanggungalan Bencana Provinsi Kaltim Frederik Kapala Dinas Sosial Provinsi Kaltim Bere Ali, Kapolres Balikpapan dan sejumlah pejabat SKPD kota Balikpapan.