UKJ AJI di Balikpapan

UKJ AJI di Balikpapan

Balikpapan –

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menekankan etik profesionalsm bagi wartawan peserta uji kompetensi  jurnalis (UKJ) wartawan di Balikpapan Kalimantan Timur, Sabtu (2/3). Tim penguji AJI menilai pemahaman kode etik serta profesionalsm media sudah diatur dalam Undang Undang Pers.

“Uji kompetensi dilaksanakan mulai tanggal 2 hingga 3 Maret di Balikpapan,” kata Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Suwarjono di Balikpapan.

UKJ AJI ini diikuti oleh 13 peserta terdiri berbagai media massa cetak dan elektronik di Balikpapan. Para pewarta itu yaitu Chandra (Balikpapan Post), Januar Alimajaya Syukur (Tribun Kaltim), Fariz Fadillah (Kaltim Post), Ropii (Antara), Muslim Hidaya (Discover Balikpapan), Yulius Samuel Laurens (BKTV), Alfian Tamzil (Beruang TV) dan Ferry Cahyanti (Smart FM).

Selanjutnya, Triwidodo (Gerbang Kaltim), Alwan (Merdeka), Teddy Rumengan (Jurnas), Soffie (Koran Kaltim) dan Rahmad Subianto. Ada dua wartawan Balikpapan yang dianggap gagal proses administrasi UKJ dilakukan tim penguji.

Tim penguji membagi tiga kelompok peserta UKJ jadi tiga criteria yaitu kelompok muda, madya dan utama.  Kelompok peserta muda diuji oleh penguji Insani (Sindo TV) serta Asep Saefullah (Sindo Weeekly) dan Dwi Setyo Irawanto (Berita Satu) menangani peserta madya. Adapun Jupriadi (Kabar Makassar) dan Maimun Salleh (Sindo) menangani para peserta UKJ utama.

Jono mengatakan UKJ dilaksanakan selama dua hari berturut turut untuk menentukan kualitas wartawan bersangkutan. Para wartawan ditanya pemahamannya seputar kode etik jurnalistik, ADART AJI hingga professionalism selaku pewarta berita.

Bagi wartawan yang lolos UKJ ini, Jono mengatakan AJI akan memberikan sertifikat UKJ sesuai criteria kelompok peserta. Sertifikat ini membuktikan bahwa wartawan bersangkutan sudah professional sesuai kode etik AJI dan Undang Undang Pers.

Agenda ini dilaksanakan dalam dua sesi yang diikuti oleh sedikitnya 30 wartawan di Kaltimantan Timur. Sesi pertama diisi dengan pelatihan new media yang diikuti Tribun Kaltim, Kaltim Post, Antara, BKTV, Gerbang Kaltim, Bisnis Indonesia, Jurnas Nasional, Kompas.Com, Tempo, Portal News Balikpapan dan Discover Balikpapan.

AJI Indonesia akan mendorong penerbitan media media online diluar media mainstream sudah ada saat ini. Media media baru ini diharapkan bisa sebagai bentuk perlawanan terhadap media mainstream saat ini yang mayoritas dikuasai pemilik modal.

Agenda ini sendiri adalah hasil kerjasama antara AJI Indonesia dengan AJI Balikpapan bersama sponsor Ford Foundation. Dalam pelaksanaanya UKJ di Balikpapan dikemas bersama training berkenaan new media di era era masa mendatang.